[Teaser] FALL

new-2..

Author : Ririn

Cast:  Bae Suzy Miss A

Kim Jong-in/ KAI Exo

Kris EXO   Exo

Oh Sehun  Exo

Luhan Exo

Chanyeol Exo

kristal f(x)

Sulli f(x)

Eunji A-Pink

 

Genre: School. Romace. Comedy( a little)

PG: 13+

Leght : chapter

Ini cm teaser aja. Kl byk yg suka di terusin, tp kl dikit ya di biarin aja (g di buatin). Abis nonton The Hairs tiba2 keingat BBf m pengen bikin ff begitu tp vesi aku. Hehehe. Ini benaran cm iseng jd masih berantakan bgt. Kl byk yg suka ntar aku butin n tak perbaiki lagi. lgian tiba2 aku pengen biki ff yg genrenya school life gt. hehehe. Krn cm teaser jd pendek aja. Dan krn ini berdasarkan respon jd aku harap comentnya ya (br kali ini akukan minta coment kalian, jd minta minta responya aja ya), krn nasibnya ff ini dr jmlh coment.

========================================================================

Happrreading…

Jatuh itu sakit, karena bisa menimbulkan luka. Luka itu adalah kata lain dari rasa sakit. karena itu aku selalu berhati-hati menjalani hidup agar aku tidak terjatuh, karena aku takut terluka.

Selama ini aku selalu melakukan sesuatu dengan sangat hati-hati dan berusaha melangkah di tempat yang mulus karena tidak ingin tersandung dan terjatuh. Aku selalu berusaha tidak terlalu banyak bergerak, tidak terlalu banya berjalan dan selalu bersembunyi agar tidak terjatuh. Karena kita terjatuh bukan hanya karena kesalahan kita tapi bisa juga karena kesalahan orang lain.

Aku Bae Suzy, umur 17. Duduk di tingkat dua sekolah menengah atas. Yatim piatu dan miskin.

Aku selalu melakukan segala sesuatu agar hidupku yang sudah sulit ini tidak terlalu sulit. Karena untuk hidup saja aku harus bekerja sambilan di sana-sini dan itupun aku hanya mampu menyewa apatemen kecil tanpa kamar di tempat yang kumuh pula. Meski aku sudah bating tulang kesana-kemari aku hanya mampu hidup sangat sederhana dan hanya mampu membeli baju bekas. Tapi anehnya aku bisa sekolah di sekolah elit.

Bukan seperti yang kamu pikirkan. Aku sekolah di sana bukan karena otakku pintar sehingga dapat beasiswa—itu mustahil mengingat waktuku yang habis untuk bekerja part time aku tidak punya waktu untuk belajar—atau bukan juga karena aku mampu membayar masuk sekolah itu. Ini semua karena Kim ajhusi, sang kepla sekolah yang merupakan sahabat kedua orang tuaku semasa sekolah. Saat orang tuaku meningal ketika aku SMP(sebulan sebelum kelulusa)—tanpa warisa—Kim ajhusi yang datang melayat merasa kasihan padaku dan menawariku melanjutkan sekolah di tempatnya bekerja dan akan membebaskanku dari semua biaya. Mendengar tawarannya yang sepertinya menarik—sekolah di SMA beken dan gratis—tentu saja tidak kusia-siakan. Tapi setelah masuk sekolah itu, aku baru menyesal.

Aku tidak punya teman—karena aku miskin—di sekolah itu. Bahkan seperti SMA rata-rata di korea yang mana kasus buly masih tinggi, di Sekolahku juga masih begitu. Yang kuat berkuasa yang lemah tertindas. Karena itu aku berusaha menutup diri dari semua hirik pikuk sekolah ini dan berusaha menyembunyikan diriku agar orang-orang tidak menyadariku. Sejauh ini—setahun lebih—aku cukup berhasil karena teman-temanku sepertinya tidak terlalu peduli denganku. bagi mereka aku Cuma bayangan yang mana jika aku tidak hadir mereka tidak menyadarinya.

“Pagi…” sapa salah satu teman sekelasku yang terkenal ramah begitu masuk kelas dan menemukanku duduk manis sambil berkutat dengan bukuku. “wah kamu rajin sekali pagi-pagi sudah belajar,” ujarnya ramah. Aku hanay tersenyum. Tentu saja bukan karena rajin tapi karena kau tidak punya waktu belajar di luar jam sekolah jadi aku hanay bisa belajar saat di sekolah.

“Aku mau kesana, apa kamu mau ikut?” tanya yeoja itu setelah meletakkan tasnya di sampingku dan menunjuk pada kerumunan yeoja yang di pojok depan ruangan.  Aku kembali menggeleng. Selain tidak ingin ada yang menyadari keberadaanku, aku juga tidak akan bisa mengikuti pembicaraan mereka yang beputar pada fashion, namja dan brand. Hal-hal yang tidak kumengerti sama sekali. “Kalau begitu aku kesan dulu.”

“Luan apa kamu mengenal dia?” tanya salah satu temannya begitu Luna—yang tadi mengobrol denganku—bergabung dengan para yeoja itu. Luna menggeleng.

“Aku tahu tapi tidak mengenalnya. Anak yang rajin dan pendiam,”ujar Luna acuh-tak acuh. Aku hanya tersenyum meringis karena tema-temanku sepertinya tidak ada yang tahu namnku. Wajar saja sih, merekakan baru sebulan naik kelas dan semua teman sekelasnya sekarang berbeda kelas denganku dulu. Ahh aku bahkan ragu teman sekelasku dulu ada yang tahu namaku.

“Kalau kamu tidak mengajaknya bicara tadi, aku tidak sadar kalau dia teman sekelas kita juga. Dia sangat pendiam dan jarang bicara,” ujar yang lain sambil menatapku. Aku hanya pura-pura fokus pada bukuku.

“ne…aku juga,”ujar yang lainnya. “Bahkan namanya juga akutidak tahu.”

“Namanya Sooji. Bae Sooji,” jawab Luna membuatku sedikit kaget karena Luna ternyata tahu namaku. “Sudahlah berhenti membicarakannya, dia pasti tidak nyaman. Kita bicara hal lain aja.” Semua setuju dengan luna dan mulai kembali bergosip dan saling memamerkan kekayaannya.

Begitulah aku hidup. Bersembunyi sebisa mungkin. Berjalan sesedikit mungkin dan bergerak se irit mungkin. Bahkan saat guru bertanyapun aku hanya diam karena tidak ingin ada yang menyadari keberadaanku karena aku takut terjatuh lalu terluka. Lama-lama teman-temanku mengacuhkanku dan terbiasa padaku yang seperti bayangan. Guru-guru juga tidak ambil pusing, karena aku tidak pernah membuat masalah.

Tapi sepertinya hidup tenangku akan segera berkhir hari ini. akhirnya ada juga yang menemukanku dan mengetahui persembunyianku. Padahal aku sudah mencoba bergerak pelan, melangkah hati-hati dan memilih jalan yang mulus. Tapi siapa sangka ternyata jalan itu licin dan membuat terpeleset sehingga orang-orang mendengar pekikanku dan akhirnya melihat keberadaanku. Dan sialnya yang menemukanku justru orang yang paling aku hindarai. Dia adalah Kim Jong-in atau yang sering disebut Kai. Pria paling menawan, paling tampan, paling di idamkan seluruh sekolah dan paling berhaya. Dia di takuti seluruh penghuni sekolah, karena selain dia kaya, dia juga ketua genk ‘Wolf’ beranggotakan 5 orang—Kris, Luhan, Chanyeol, Kai dan Sehun—yang di takuti semua preman sekolah di Seoul karena kebrutalan mereka dan suka tauran dan sialnya mereka selalu menang. Bukan ketua resmi memang karena dari yang aku dengar—meski aku bersembunyi bukan berarti aku tuli pada keadaan—genk itu tidak punta ketua dan sebenarnya Kris yang lebih tua lebih cocok jadi ketua, tapi karena Kai lebih seram, dingin dan tentu saja paling kaya seolah paling berkuasa.

Sialnya lagi dia anak pemilih yayasan sekolahku.

Dan yang lebih sial, jika dia sudah menemukan target dia tidak akan melepaskannya.

Dan yang tersial aku adalah targetnya.

…………

Author POV

“Mianhamida…” ucap Sooji ketakutan saat Kai menatapnya garang. Dia tidak tahu harus berbuat apa selain berulang kali menundukkan kepalanya dan meminta maaf. Bagaimana bisa dia dengan cerobohnya terpeleset saat hendak membuang sampah dan menumpahkan semuanya pada Kai.

Kai menatap tajam pada Sooji karena berani-beraninya mencari gara-gara padanya. Sementara Sehun dan Luhan sibuk terkikik, Chanyeol sibuk tebar pesona karena sekarang semua perhatian sedang terpusat pada mereka. Dan Kris? Jangan di tanya, dia itu es batu jadi sudah dipastikan kerjaanya membatu.

“Neo…Kamu pikir kamu siapa. Berani sekali kamu menuangkan sapah ke arahku!” ujar Kai tajam seolah ingin menelan Sooji hidup-hidup.

“Mianhamida….”cicit Sooji ketakutan. “Aku akan membersihkannya,” katany mulai menepuk-nepuk badan Kai seolah membersihkan debu.

“Berni sekali kamu menyentuhku dengan tangan kotormu itu,” kata Kai menepis tangan Suzy dari badannya. Suzy langsung mengigil ketakutan dan menunduk dalam-dalam. “Apa kamu tidak tahu betapa berhargannya ini!”

“A…aku. aku akan mencucinya…”cicit Sooji lagi.

“Mencuci?!” murka Kai. “kamu pikir dengan mencucinya seratus kali kamu akan bisa menghilangkan kotoran ini. tidak akan pernah bisa.”

Suzy mendongak sedikit dan menatap Kai dengan kespresi ketakuta. Dia bisa melihat mata sipit Kai yang melotot dan wajahnya yang memerah karena marah. “la…lalu apa yang harus aku lakukan? Apa kamu ingin aku menggantinya?”

Kai mengamati penampilan Suzy dari atas samapai bawah dan tersenyum mengejak. “Melihat penampilanmu, kamu pikir kamu mampu membeli ini? ini aku beli di paris dan limited edision,” ujarnya sambil membuka kemeja putihnya yang memang terlihat mahal. Sooji menelan ludahnya saat tahu Kai akan mebuka bajunya. Bukan haya Suzy tapi para yeojapun menjerit histeris saat sadar Jong-in akan bertelanjang dada.

“Lalu…apa yang harus aku lakukan.”

Jong-in menatap Suzy dan mempertimbangkan sesuatu.

“Dia lumayan manis. Bagaimana kalau dia kita jadikan mainan. Pasti akan menarik,” bisik Sehun pada Kai tapi masih bisa di dengar Sooji. seketika wajahnya memucat.

Mainan baru?! Bukankah itu berarti dia akan menjadi korban bully selanjutnya?

“Ottokhae…apa yang harus aku lakukan,” guman Sooji pelan.

Luhan dan Chanyeol ikut mengamati Sooji dengan teliti membuat yeoja itu merasa risih dan semakin takut sementara Kris tetap seperti semula ‘membatu’. Siapa yang tidak takut jika sudah menjadi terget genk Wolf selanjutnya.

Luhan mengangguk. “Benar juga…melihat wajah polosnya sepertinya dia kan menjadi mainan yang menarik,” ujarnya sambil memegang dagunya dan menyipitkan mata sipitnya.

Chanyeol yang sibuk tebar pesona ikut mengmati Sooji dan memutari tubuh yeoja itu. “Aku belum pernah melihatmu sebelumya. Sipa namamu?”

“Ne…Soo..Sooji,” ujar Suzy gugup. Memang berada di sekitar para wolf selalu membuat merinding.

“Kelas berapa? Apa kamu anak kelas satu?”

Suzy menggeleng, “Saya..kelas dua jurusan sastra,” jawabnya gugup.

“Apa kamu anak baru?” Suzy menggeleng. “Wow..Bagaimana bisa aku tidak pernah melihat gadis manis sepertimu. Kamu bersembunyi dimana saja aghasi..”

Chanyeol menoleh pada Kai dan yang lainnya. “Dia gadis yang lucu…bolehkah…” Chanyeol langsng terdiam mendapat tatapan tajam dari Kai.

“Neo…sebagai hukuman karena sudah menuang samapah…”

Sooji memotong “Aku tidak menuangnya. Aku terjatuh dan tidak sengaja…” dia langsung diam saat di tatap tajam oleh Kai. Sehun. Luhan dan Chanyeol langsung menatap Sooji penuh minat dan membayangkan apa yang akn mereka lakukan untuk Sooji.

“Kamu sial karena bertemu kami dan mencari gara-gara…tidak ada seorangpun yang bisa lepas dari wolf,” kali ini Luhan yang menimpali.

Para siswa lain yang mengamati kejadian itu sibuk berbisik-bisik. Ada yang menhina Sooji karena berani membuat masalah pada anggota Wolf.  Ada yang iba padanya karena berurusan dengan para namja menakutkan itu dan ada juga yang penasaran dengan nasip Sooji berikutnya.

“Jadi kamu mau kita apakan dia?” kali ini Sehun yang bertanya.

Kai tersenyum iring dan menatap Sooji. Dia mendekati yeoja yag ketakutan sambil tertunduk dalam itu perlahan. Dia melepaskan kemejanya yang kancingnya sudah terbuka semua. Suzy yang merasa ada yang mendekat semakin menggil ketakutan.

“Karena sudah berani membuat masalah denganku…”Kai terdiam sebentar, memberi kesan dramatis pada kalimatnya. “Maka mulai dari sekarang, kamu akan jadi pacarku,” lalu melempar kemejanya tepat saat Sooji mendongak kaget.

Sontak semua syok dan terdiam karena terkejut. Mata Sehun dan Luhan bahkan hampir keluar dari tempatnya karena terlalu kaget. Leher chanyeol yang sibuk tebar pesona bahkan jadi macet karena menoleh begitu- tiba-tiba. Bahkan si es batu Kris ikut ikut melotot kaget dan melupakan kegiatannya untuk membatu.

“Yang pertama kamu lakukan carikan aku baju ganti sekarang. Aku tunggu 15menit lagi di rungan Wolf. Lengkap atasan dan bawaha,” Kata Kai lalu kemudian berjalan dengan gaya angkuhnya meninggalkan kerumunan.

Suzy hanya mampu berdiri begong dan menatap Kai yang mulai berjalan menjauh. Semenatar Sehun dan Luhan sibuk membenarkan posisi leher Chanyeol yang macet, bahkan sekarang kakinya ikut macet membuat Sehun menggeleng frustasi.

“Apa yang kamu lakukan? Kenapa masih bengong,” ujar Kris yang sepertinya sekarang sudah mulai mencair. “Kkamu tidak ingin terkena masalah lagi karena mengabaikan perintahnya kan?”

Sehun, Luhan dan Chanyeol kembali terkejut dan menatap Kris kaget.

“Wah…es batu bisa bicara,” guman Sehun.

“Dia bahkan berbicara panajang,” tambah Lauhan kagum.

“Sepertinya kiamat sudah dekat,” cicit Chanyeol.

TBC n RCL

Hehehehe..ini cm teaser, terinspirasi dr drama the Heirs n BBF (gabungan keduanya). G sama persis tapi mirip, dan ini versi aku. Ini ceritanya ringa2 aja..hehehe

Aku cm iseng2 nulis ini. kl byk yg tertarik aku lanjut, kl cm dikit g aku lanjut…cm buat senang2 aja..

 

Sehun Micigetda part 3 finis–à tinggal post (selasa malam. sengaja g post tadi  krn da bertekad cm mau post 1 ff 1 hr ^^))

Love Is hard part 10 (dalam penulisan, msh 6 halama) à post hr kamis

Our wedding, (dlm penulisan, msh 8 halama) à blm tau kpn d post

Happy togather part 7 (dlm penulisan n hampir selesai) à post kl g rabu ya kamis

Kyk yg aku bilang di atas, ini benar2 d butuhin comentanya .cm kali ini kok aku minta comen, lain kali aku g akan minta alias se iklasnya aje( aku kok kyk minta sumbangan ya..hehehe). kl ini g mau di lanjut, g usah di coment ^^. Ntar kl comentnya nyampe 50an, br aku lanjut (itukan g nyampe 1% dr pengunjung blog ini kl liat statistiknya tiap hari..hehehe) . Kl cm 49pun aku g akan lanjut . thx

Advertisements

76 thoughts on “[Teaser] FALL

  1. Wah kyknya bkalan seru nih,,
    Kai mntk suzy jdi pacarnya,,itu hukuman ato apa ♈ª?!!!
    Next nya jgn lama2 chingu 🙂

  2. Wah keren koq critax.. 🙂
    Duhh suzy kena masalah deh ma genk wolf..
    Tapi knapa kai lngsung mnta suzy jadi pacarx yah :O
    Part 1 nya d tunggu ya thor 🙂

  3. wah ceritanya daebak bgt…walaupun cuma teaser tpi daebak bgt…jdi penasaran ama part 1 nya di tunggu ya thor…
    kasihan ama suzy gimana nasibnya ya…..

    LIH part 10 aku tunggu
    trs happy togethernya jga…..
    semangat fighting!!!!!

  4. Keren kak!
    bikin penasaaran nihhh!! buka blog..ada tulisan teaser..langsung deh bca 🙂
    Suzy hidupnya gk bakal tenang..aih..aku jga pngen dijadiiin pacar Kai.. #apadah

    LANJUTIN dong FFnya kak! Fighting ya 😀

  5. Suzy… mungkin bagimu sekarang, ini suatu kesialan, tapi aku merasa inilah awal dari keseruan hidupmu hehehe Fighting!
    Lanjuttt 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s