IT’S OKAY, BECAUSE I LOVE YOU part 11

 

 catsBR

Author                  : Dordor

Main Cast            : Bae Suzy Miss a

Cho Kyuhyun SUJU

Kang Jiyoung KARA

Kim myungso infinite

And other

Genre                   : Sad, Romance, Family

Warning!!! Cerita ini agak garing dan lebay, jd aku sarankan kalau tidak mau muntah sebaiknya tutup hidung!!hehehehe.. Maaf jika byk typo bertebaran dan penulisan tak sesuai EYD yg membuat tak nyaman. Sebelumnya terimakasih sdh mau membaca FF aneh ini…

Happy Reading..!!

=====================================================

Part 11

“Annyeong..selamat pagi!”

Suzy terkejut medengar suara ceria myungso begitu dia keluar dari rumahnya.

“Ya..kim myungso. Apa yang kau lakukan pagi-pagi buta begini di depan rumahku?” tanya suzy heran, maklum ini baru jam setengah empat pagi dan dia baru berniat akan melakukan pekerjaan sampingannya yang lain yaitu mengantar susu dan koran.

“Aku sedang olah raga pagi dengan sepeda dan tanpa sadar lewat daerah sini, dan kuputuskan untuk mampir.” Ujar namja itu sambil menepuk sepeda perempuan lengkap dengan keranjangnya di depan yang sejak tadi bertengger manis di samping namja itu.

“Pagi-pagi begini? Dengan sepeda perempuang?” tanya suzy curiga. Tentu saja curiga, apartemen myungsu cukup jauh dari rumah suzy jika di tempuh naik sepeda. Dan lagi pula ini masih gelap, orang bodoh mana yang mau olah raga jam segini.

“Wae? Apa tak boleh. Tak ada peraturan yang melarang olah raga jam segini dan seorang namja tak boleh naik sepeda yeoja kan?”

“Ya sih? Tapi aneh saja. Seorang kim myungso menggunakan sepeda yeoja,” ujar suzy sambil tersenyum geli.”Apa kata fansmu kalua mereka melihatmu?”

“Aku tak menaikinya, aku menuntunnya. Ini aku pinjamkn untukmu daripada kamu harus berjalan kaki,” Aku myungso akhirnya.

“Tapi..”

“Ini hadiah dariku karena kamu sudah mendapat pekerjaan baru, ya meskipun terlambat. Tak usah protes, aku memberikannya sebagai teman. Sama seperti jiyoung.” Potong myungso buru-buru. “Aku sebenarnya ingin membelikanmu sesuatu yang lebih baik dari ini, tapi aku yakin kamu pasti tak akan mau menerimanya.”

“Arraso.” Kata suzy akhirnya. Dia tak enak juga jika terus-terusan menolak bantuan namja itu. “Gomawo.”

“Nah kalau begitu kajja, untuk hari ini aku spesial akan mengantarmu. Ayo naik,” kata myungso menaiki sepeda itu dan menepuk tempat duduk di belakangnya menyuruh suzy naik. “Tunggu apalagi, nanti kamu kesiangan dan di marahi pelangganmu.”

Tanpa protes lagi suzy menurut. Dan sebelum myungso mengayunkan sepedanya, dia sempat mendengar ucapan suzy. “Gomawo atas semuanya kim myungso. Kamu sangat baik sampai aku tak tahu bagaimana kelak harus membayarmu.”

Myungso tersenyum. “Ceomma. Kamu tak perlu membalas apa-apa. Cukup kamu selalu tersenyum saja itu sudah lebih dari cukup.”

——-

“kamu yakin tak mau mampir?” tanya suzy pada myungso begitu mereka selesai mengantar semua susu dan koran.

“hm lain kali saja. Ini masih sangat pagi sekali, sepertinya halmoni dan jihyun belum bagun dan kamu juga harus kekampus kan?”

“Ne..”

“Ya sudah aku pamit ya. Salam buat jihyun dal halmoni..annyeong!” kata myungso melambaikan tangannya pada suzy lalu berjalan menuju mobilnya.

Suzy membalas lambaian tangan itu sambil tersenyum. Dan setelah mobil myungso menghilang dari pandangannya suzy langsung masuk kerumahnya.

“Kamu sudah pulang suzy-ah? Tumben cepat sekali?” sapa neneknya begitu suzy masuk kerumah.

“Ne. Halmoni sudah bagun..myungso tadi membantuku. Dia memberiku sepeda, katanya sebagi hadiah.”

“Oh..lalu kenapa kamu tak menyuruhnya masuk?”

“Oh, dia pikir halmoni sama jihyun masih tidur dan takut mengganggu jadi dia langsung pulang.”

“Kalau begitu cepatlah mandi, sebentar lagi jihyun bangun. Aku akan menyiapkan sarapan.”

“Ne.”

——

“Jihyun-ah cepat habiskan sarapanmu, eomma sebentar lagi harus berangkat,”ujar suzy sambil menyuapi jihyun makan. Dengn susah payah dia merayu jihyun makan tapi gadis cilik itu selalu menemukan cara untuk mengalihkan perhatian ibunya agar tak menyuapinya.

“eomma kuliah sampai jam berapa?” tanya jihyun.

“Eis kamu itu cerewet sekali, ayo buka makan dulu.” Ujar suzy tak memperdulikan pertanya suzy.

“Jawab dulu pertanyaanku,” rengek jihyun.

“Jam dua belas,”jawab suzy mengalah. “nah sekarang buka mulutmu.”

Bukannya membuka mulutnya jihyun malah kembali bertanya, “Apa eomma langsung ketempat kerja atau pulang dulu ke rumah?”

“Buka dulu mulutmu baru eomma jawab.” Dan dengan pasrah jihyun akhirnya membuka mulutnya. Padahal dia sengaja bertanya agar eommanya tak menyuapinya lagi.

“Nah sekarang eomma jawab.” Rengek jihyun setelah menelan makanan di mulutnya.

“Andwe..pokoknya kamu harus menghabiskan dulu makanan yang di piringmu baru eomma akan menjawab pertanyaanmu.” Jawab suzy tegas.

“Gak mau!” tolak jihyun mentah-mentah. “aku tak mau makan kalau eomma tak menjawab pertanyaanku.” Lanjut jihyun keras kepala membuat suzy pusing.

“Arrasso..arrasso..eomma mampir dulu kerumah baru akan pergi kerja. Nah sekarang buka mulutmua.” Kata suzy menyodorkan sesendok nasi ke mulut jihyun yang di terima jihyun dengan terpaksa.

“Berarti eomma makan siang di rumah?” tanya jihyun senang.

“Ne..waeo?” kata suzy kembali menyuapi jihyun.

“Aniyo,”ucap jihyun menerima suapan dari suzy.

“Apa kamu menyembunyikan sesuatu dari eomma?” tanya suzy curiga yang di jawab gelengan oleh jihyun. Tapi suzy tau yeoja kecil didepannya ini menyembunyikan sesuatu. Secara dia masih kecil dan jika berbohong sangat jelas di wajahnya.

“Eomma aku sudah kenyang.” Kata jihyun akhirnya. Suzy juga menyerah padahal baru separuh yang di habiskan jihyun, tapi paling tidak jihyun sudah memakan sesuatu,pikir suzy.

“Halmoni, aku berangkat dulu..”pamit suzy pada neneknya yang sedang menjemur pakain setelah membereskan piring jihyun.

“oh ne..hati-hati suzy-ah.”

 “Eomma jangan lupa makan siangnya nanti ya.” Jihyun mengingatkan eommanya tentang janji yang baru mereka sepakati.

““Arraso..eomma berangkat ne.”

——

Suzy baru akan melangkahkan kakinya kerumah jiyoung begitu mendengar suara cempreng sahabatnya itu di depan rumahnya.

“Kau membeli sepeda baru?” tanya jiyoung yang sekarang berdiri di samping sepeda warna kuning pemberian myungso itu. “Wah bae suzy yang pelit akhirnya mau membuang uagnya untuk sesuatu yang berguna.”

“Yak! Emang kamu pikir aku orang yang pelit sepertimu,”protes suzy.

“Eoh..”sahut jiyoung enteng masih mengamati sepeda suzy. “Biasanya kamu hanya mau mengeluarkan uangmu untuk jihyun saja, kamu tak pernah membeli sesuatu untukmu,”ucap jiyoung menatap suzy.

“Bukan aku yang membeli. Itu pemberian myungso, katanya sebagai hadiah aku mendapat pekerjaan baru.” Kata suzy sambil berjalan kearah kampus.

“ck..sudah kuduga. Mana mungkin bae suzy mau menghamburkan uangnya untuk hal-hal yang berguna bagi dirinya. Tapi tumben kamu mau menerima pemberian kim myungso?”

“Katanya itu hadiah sebagai teman. Lagipula aku merasa tak enak jika terus-terusan menolak bantuannya. Kalau kamu kesusahan dan menolak bantuanku aku juga pasti merasa tak senang.”

Jiyoung tersenyum dan memeluk suzy, “Ah, uri suzy semakin dewasa saja sekarang.”

“Eis, lepaskan, itu memalukan tau.”

Bukannya melepas, jiyoung makin mengeratkan pelukannya pada suzy membuat suzy semakin keras memprotes jiyoung.

“eh suzy-ah, nanti siang aku tak bisa menemanimu. Aku mau kencan dengan joon,” ucap jiyoung pada suzy setelah puas memeluk sahabatnya itu.

“Ne, gwencahan. Nikmati saja kencanmu itu dengan tenang. Jihyun juga tadi memintaku untuk makan siang dengannya di luar. Sudah lama kami berdua tak pergi. Jadi sebelum kerja, aku berniat kencan berdua dengannya.”

“Eis..aku juga ingin ikut. Pasti kamu sengaja memilih hari ini saat aku tak bisa ikut ya.”

“hehe..tentu saja. Kalau kamu ikut, kamu hanya akan menguras dompetku dan juga membuat malu.”

“Eis dasar menyebalkan.”gerutu jiyoung.

——–

Suzy merasakan ponselnya bergetar di saku celana jinsnya. Dengan gerakan pelan dan perlahan dia meraih ponselnya dan melihat siapa yang meneleponnya. Dan mengerutkan kening saat melihat nomor tak di kenal. Suzy sebenarnya ingin mengabaikan begitu saja mengingat dia masih di kelasnya dan dosennya masih saja mengoceh padahal jam kuliahnya sudah lewat dari sepuluh menit lalu.

“siapa?” tanya jiyoung pelan yang duduk di sebelahnya.

“molla..nomor tak di kenal.”

“Angkat saja, siapa tau penting,” saran jiyoung. Suzy agak ragu dan menatap dosennya yang masih semangat mengoceh padahal tak ada satu orangpun teman sekelasnya yang mendengarkan.

“Yeoboseo?”tanya suzy pelan. Dia memutuskan mengangkat. Takut ini ada hubungannya dengan jihyun.

“Eomma oeddie?” tanya suara kekanakan di seberang.

“Jihyun-ah?”tanya suzy kaget. “Kamu ada dimana?kenapa ribut sekali disitu. Dan ini kamu pake ponsel siapa? Apa terjadi sesuatu padamu?”

Jihyun memang di paksa suzy untuk mengingat nomer ponselnya, nomer telepon rumah dan alamat rumah mereka. Untuk jaga-jaga siapa tau tak sengaja jihyun tersesat. Dan untung jihyun anak yang cerdas dan punya daya ingat yang kuat sehingga itu tidak sulit.

“Aku di kampus eomma.”

“Ne? Di kampus?” pekik suzy kaget yang membuat jiyoung menyenggolanya, mengikatkan untuk mengecilakan suaranya. “Mian.”kata suzy tanpa suara pada jiyoung. Untung dosennya tak memperhatikan meskipun beberapa temannya ada yang menatapnya aneh.

“Ne..eomma tadi bilang selesai kuliah jam dua belas dan mau mengajakku makan di luar. Ini sudah jam dua belas dan aku ada di kampus eomma. Eomma oeddi?”

“Eoh..eomma belum selesai kuliahnya, ada tambahan. Kamu ngapain datang ke kampus eomma dan sama siapa?”

“Eis..eomma nanti saja bertanyanya, disini ribut sekali dan suara eomma sangat kecil. Eomma palli, aku tunggu di kantin.”

TUT

Jihyun langsung mematikan sambungan teleponnya tanpa memberikan penjelasan pada suzy membuat suzy jadi cemas. Dia menatap dosennya yang masih mengoceh yang sepertinya belum berniat berhenti.

“Nugu?” taya jiyoung pelan.

 “Jihyun ada disini dan sekarang sedang di kantin. Aku tak tau dia bersama siapa, jadi aku sedikit cemas.”

 “Sudah temui saja.” Suzy menatap jiyoung ragu dan menatap dosennya, jiyoung yang mengerti menambahkan, “ijin saja.”

Dengan ragu suzy mengangkat tangannya, lalu sang dosen menatapnya dengan semangat karena dia mengira suzy akan bertanya tentang mata kuliahnya.

“Ya? Ada yang mau kamu tanyakan?” tanya dosen itu semangat, merasa ada yang memperhatikan kuliahnya.

“Mianhae saem kalau saya lancang..”kata suzy ragu. “tapi saya mau ijin karena saya masih ada jam kuliah berikutnya dan saya sudah terlambat lima belas menit.”

Dengan muka merah sang dosen menatap jam tangannya,”Ah..maaf jika ini sudah melewati jam mata kuliah saya dan mengganggu mata kuliah lain, tapi masih banyak materi yang ingin saya sampaikan. Tapi jika masih ada kuliah lain, anda boleh pergi.”uajar sang dosen membuat suzy tersenyum lega.

“Mungkin masih ada yang lain yang akan kuliah berikutnya?” tanya sang dosen sebelum melanjutkan materinya. Jiyoung tangan lain terancung dengan semangat membuat suzy geleng-geleng. Suzy tau teman-temannya yang mengancungkan tangan itu sudah tak ada kuliah lagi, tapi daripada mendengarkan celotehan park saem yang membosankan mereka memilih berbohong. Dan yang tak mengancung adalah murid kutu buku.

“Baiklah, yang masih ada kuliah berikutnya boleh keluar. Dan yang tak ada bisa tetap tinggal di ruangan ini untuk melanjutkan kuliahnya.” Kata dosenya yang kemudian langsung di tinggalkan separuh lebih penghuni kelas.

“Wah suzy-ah..hari ini kamu adalah hero.” Ujar jiyoung senang. Tentu saja senang. Diakan sudah ada rencana berkencan. “Kajja kita temui jihyun.”

“Bukannya kamu mau kencan?”tanya suzy.

“Ne..tadi joon sms aku dia kan menungguku di kantin. Paling dia sekarang bersama jihyun” Suzy hanya mengangguk tanda mengerti.

“Eomma!! Jiyoung ajhuma!!” teriak jihyun semangat begitu suzy dan jiyoung memasuki kantin.

“Jihyun-ahhh!!!”balas jiyoung tak kalah semangat membuat mereka jadi pusat perhatian satu kantin. Sementara suzy hanya membalas dengan senyum hangat dan menghampiri jihyun. Jihyun sebernya sudah sering datang ke kampusnya suzy dan sudah semua teman suzy tau jika dia sudah punya anak. Dan teman-temannya banyak yang menyukai jihyun. Lihat saja sekarang. Jihyun di keliligi beberapa sunbaenya, lebih tepatnya teman-teman joon –karena dulu suzy mengulang jadi joon sekarang berstatus sunbae, kalau jiyoung dia nunggu suzy agar kuliah bareng–maklum  jihyun itu sangat cerewet dan menggemaskan.

Tinggal beberapa langkah lagi suzy tiba di meja jihyun saat tib-tiba langkahnya berhenti. Karena begitu ramai teman-teman sekampusnya mengelilingi jihyun sampai dia tak begitu memperhatikan punggung yang tepat di depan jihyun itu. Ketika namja itu menoleh dan tersenyum baru suzy sadar dan langsung menghentikan langkahnya.

“Eomma, kanapa berhenti..pallii..”seru jihyun tak sabaran sambil menggerakkan tangannya untuk memanggil suzy. Dengan langkah berat dan senyum yang di paksakan suzy mendekati jihyun.

“Jihyun-ah..ajhuma boleh minta?” rayu jiyoung begitu melihat ramen jihyun yang belum di sentuhnya. Membuat joon yang duduk di samping jihyun hanya geleng-geleng menatap kelakuan pacarnya itu.

“Ne..ajhuma makan saja,” kata jihyun dengan senang hati.

“Eh..tumben kamu memberikan ramenmu dengan mudah begitu..apalagi dengan jiyoung.” Tanya joon heran. Tentu saja dia tau semua kebiasaan jihyun, jika sesuatu yang di sukainya dia tak akan mau berbagi apalagi dengan jiyoung. Jihyunkan sangat suka membuat marah jiyoung.

“Aku sudah makan  tadi oppa dan akan makan enak lagi  dengan eomma nanti..” suzy yang duduk di sisi jihyun satunya hanya tersenyum.

“Eh..jihyunie, oppa boleh tanya? Kenapa kamu memanggil joon ‘oppa’ dan jiyoung ‘ajhuma’ padahal kan mereka pacaran?” tanya salah satu teman joon. Suzy dan joon yang sudah tau jawabannya hanya terkikik geli sementara jiyoung menatap teman joon itu sebal.

“Jangan tanyakan itu,”kata jiyoung ketus. Tapi terlambat, karena jihyun dengan suka rela sudah menjawab.

“Soalnya joon oppa itu tampan dan imut. Sementara jiyoung ajhuma itu kan gendut,rakus dan cerewet seperti ajhuma-ajhuma di pasar yang sedang berjualan.”

Semua  orang yang ada di meja itu tertawa kencang tentu saja kecuali jiyoung dan jihyun yang sedang asik dengan minumannya.

“Dasar anak setan!” guman jiyoung sebal dan menghabiskan ramennya dengan kalap.

Suzy menatap jiyoung sebal karena terus-terusan mengatakan putrinya anak setan. Sementara kyuhyun malah tertawa senang karena dia merasa seratus persen sifat jihyun warisan darinya. Dulu teman-temannya juga mengatakannya anak setan karena keisengannya. Dan dia bangga akan hal itu.

“Tapi kan jiyoung ajhuma yeppo jihyun-ah,” bela joon karena melihat wajah masam pacarnya itu.

“Aniyo..jiyoung ajhuma itu jelek.”

“Ya..bocah kecil bermulut beracun!” kata jiyoung dongkol. Sementara yang lain tertawa senang.

“Lalu menurutmu siapa yang cantik?” tanya kyuhyun penasaran.

“Aku,” jawab jihyun polos membuat semuanya melongo lalu tertawa dan bergantian mencubit pipi jihyun gemas.

“Wah…aku gak bisa percaya..ini sudah tak benar. Bagaimana bisa bica bocah ingusan sepertimu yang bahkan mandi sendiri saja belum bisa, narsisnya sudah kronis. Ya bae suzy apa yang kau ajarkan padanya sih?” tanya jiyoung frustasi.

“Tapi jiyoung ajhuma itu orangnya baik dan lucu..,”tambah jihyun begitu mendapat bisikan dari ibunya, membuat jiyoung langsung tersipu malu. Hal-hal seperti ini yang membuatnya sangat menyukai jihyun. Meskipun bocah itu sangat menyebalkan tapi terkadang dia manis.

Jihyun lalu turun dari kursinya dan menghampiri jiyoung lalu memeluknya“Saranghae ajhuma,” lanjut jihyun dan mencium pipi jiyoung.

“Aigoo…kamu manis sekali..” ujar jiyoung senang. “Kalau begitu, ajhuma boleh ikut sama jihyun dan eommamu?” tanya jiyoung dengan nada manis setelah berhasil di tenangkan jihyun.

“Andweo! Ajhuma tak boleh ikut.”

“Waeo??”

“Aku mau makan bersama eomma dan kyuhyun ajhusi.” Senyum suzy yang dari tadi tersungging langsung hilang seketika. “Nanti kalau ajhuma ikut, ajhuma makannya banyak dan membuat uang kyuhyun ajhusi habis. Kalau uangnya habis nanti kyuhun ajhusi tak mau mentraktirku lagi.”

“Araaso..”kata jiyoung pura-pura sebal. Dia tak memperpanjang lagi begitu melihat perubahan ekspresi suzy. “Aku juga mau pergi makan dengan joon oppa.”

“Jincha?! Tapi ajhuma tak boleh menghabiskan uang oppa.”

“wae? Diakan pacarku.”

“Aniyo!! Dia pacarku!” pekik jihyun dan langsung menarik joon ke arahnya, membuat joon terkekeh geli.

“Mwow!! Yak sejak kapan dia jadi pacar…” jiyoung angsung menghentikan ucapannya begitu melihat tatapan tajam suzy ke arahnya. “Wa..wae?” tanya jiyoung gugup, dia tau apa maksud tatapan suzy tapi pura-pura tak tau.

“Kamu pasti yang mengajarkannya hala-hal yang taka benar,” kata suzy

“A..aniyo. aku tak tau apa-apa. Dia kan pintar dan pasti tau sendiri.”

“Jihyun-ah kamu belajar darimana tentang kata ‘pacar’?” tanya suzy lembut.

“Dari drama yang di tonton jiyoung ajhuma,”jawab jihyun polos membuat jiyoung mengutuk jihyun dalam hati karena memasukkannya dalam masalah. Suzy pasti mengamukinya karena membiarka jihyun menonton drama yang tak sesuai dengan umurnya. Lagi pula kenapa bocah ini pintar sekali sih?, batin jihyun.

“jihyunie, kalau jadi pacar oppa mau enggak?”tanya teman joon yang lain

“Andwe. Aku hanya mau joon oppa.” Kata jihyun polos.

“Eh..oppa sebaiknya kita pergi sekarang deh,”ujar jiyoung menarik joon karena masih takut dengan tatapan suzy.

“Eomma, ajhusi. Kita juga pergi ne..” suzy hanya mengangguk pasrah. “Oppadul annyeong!” ujar jihyun dan melambai teman-teman joon itu.

“Kajja.” Ujar kyuhyun semangat dan menarik jihyun dalam gendongannya.

“Jihyun-ah annyeong. Kapan-kapan main lagi ya..”ujar teman-teman suzy.

“Ne.” Ujar jihyun semangat sambil melambai dan menganggukkan kepalanya dalam gendongan kyuhyun.

“Biarkan saja dia jalan, nanti manaja.” Ujar suzy datar pada kyuhyun tanpa menoleh begitu mereka meninggalkan kantin.

Sebenarnya suzy ingin membatalkan acara makan siang ini, namun melihat wajah antusias jihyun dia mengurungkan niatnya. Dia sangat yakin ini semua rencana kyuhyun.

“Gwenchana..dia manja bukan pada orang yang salah kok.” Jawab kyuhyun santai.

“Tapi aku tak bisa meladeninya kalau dia bermanja-manja.”

“Jihyun anak yang pintar. Dia tau kepada siapa dia harus bermanja-manja ria.” Jawab kyuhyun lembut. “lagipula aku ingin menebus semua ketidak hadiranku dalam hidupnya selama ini. Apa salahnya seorang anak bermanja-manja dengan ayahnya.”

Mendengar perkataan kyuhyun tenggorokan suzy tercekat. Dia ingin membantah tapi tak tahu harus berkata apa. Dan entah kenapa mendengar perkataan kyuhyun ada semacam perasaan aneh yang menyeruak dari hati suzy. Perasaan..semacam kerinduan yang aneh. Bukan kerinduan biasa antara namja dan yeoja. Ini kerinduan yang aneh. Entah kenapa suzy sepertinya merasa rindu akan sesorang yang mengaku sebagai ayah dari putrinya.

“Yang ini,” tunjuk kyuhyun pada mobil Cadillac Escalade ESV warna putih yang terparkir di parkiran kampus suzy itu. “Ayo masuk.” Dengan ragu suzy memasuki mobil itu. Tapi melihat jihyun yang dengan semangat masuk ke kursi penumpang yang di depan suzy akhirnya masuk juga. Dia duduk di kursi penumpang yang ada di belakang. Dan perasaan aneh itu muncul lagi saat dia melihat dengan telaten kyuhyun memansang sabuk pengaman jihyun.

“Kita mau kemana?” tanya suzy akhirnya begitu mobil kyuhyun melaju di jalanan.

“Pantai!!!” seru jihyun semangat.

“Ne??Oddie??” tanya suzy kaget.

Kyuhyun tersenyum melihat wajah kaget suzy, wajah yang benar-benar dia rindukan.

“jihyun dari tadi merengek ingin di ajak main ke pantai. Aku tak kuasa menolaknya.” Suzy menatap kyuhyun curiga. Dia tau namja itu pasti menging-imingi jihyun.

“Ta..tapi. akukan harus bekerja nanti. Dan untuk samapi kepantai kita memerluka beberapa jam.” Tanya suzy panik.

“Memang. Makanya kita akan menginap dan baru pulang besok.”

“Ne?!” pekik suzy kaget.

“Eomma kenap teriak-teriak terus sih?”

“Aku kan harus kerja.”

“Kamu tenang saja. Aku sudah mengijinkanmu pada sulli untuk cuti,” jawab kyuhyun masih santai sambil menyetir.

Suzy mengutuk dalam hati. Kenapa dia bisa lupa jika coi sulli adalah adek kelas kyuhyun juga dan juga adik coi siwon teman sekelas dan sahabat kyuhyun. Tentu saja dengan mudah sulli mengabulkan permintaan kyuhyun.

“Tapi aku juga harus me..”

“Aku juga sudah minta ijin di restoran tempatmu kerja dan Jiyoung bersedia mengantikanmu mengantar susu dan koran untuk dua hari kedepan.”

Suzy semakin yakin jika namja ini sudah merencanakan semua ini dan sangat yakin alasan jiyoung tidak pulang bersamanya bukan karena mau kencan dengan joon tapi itu pasti permintaan kyuhyun. Dan yang membuat suzy bingung, sejak kapan jiyoung akrab dengan kyuhyun dan bersedia membantunya?

Bukankah dia pernah bilang dia tak menyukai kyuhyun meskipun tak membencinya.

“dan besok juga aku harus kuliah.”

“Oh..ayolah. besok itu tanggal merah.”

“Baju..aku belum membawa baju ganti.”

Kyuhyun terkekeh melihat wajah panik suzy, membuat jihyun yang sedari tadi bermain game di ponsel kyuhyun menatapnya aneh.

“Kamu tenang saja. Tadi aku sudah meminta halmoni untuk mngemas barang-barang kalian untuk dua hari dan aku juda meminta ijin padanya,” suzy ingin mengutuki neneknya yang sepertinya menjadi sekutu kyuhyun bukan sekutunya. “Tenang saja. Wajahmu tak usah seperti orang mau di culik begitu. Besok aku akan memulangkanmu dengan utuh. Ini hanya dua hari. Dan ini juga untuk jihyun, aku tau kamu sangat sibuk sampai tak punya waktu untuk berlibur dengannya. Jadi manfaatkan saja kesempatan ini. arasso.” Ujar kyuhyun sambil menatap suzy dari kaca spion di depannya.

Suzy hanya terdiam dan tak berkata apa-apa lagi. Dia memang dari dulu ingin mengajak jihyun berlibur ke pantai tapi selalu tak punya waktu.

Dia menatap kyuhyun yang sekarang fokus menyetir. Kenapa dia selalu sulit menolak namja ini? padahal namja lain sangat mudah dia tolak bahkan kim myungso.

———

Kyuhyun menepikan mobilnya di daerah peristirahatan. Mereka belum sampai di tempat tujuan namun karena sedikit lelah dan mengantuk dia memutuskan untuk berhenti sebentar untuk memcuci muka dan membeli kopi. Maklum saja dia belum tidur sejak kemarin. selain untuk memohon ijin kesana-kemari agar bisa membawa suzy liburan, dia juga tak bisa tidur karena tak sabar menunggu hari ini.

“Ekspresi dan gaya kalian berdua sama persis,”guman kyuhyun pelan melihat suzy yang tidur sambil menggendong jihyun di sampingnya. Tadi jihyun sempat merengek karena mengantuk dan ingin tidur di pangkuan eommanya dan juga berkeras agar suzy pindah kekursi depan. Kyuhyun sangat senang karena sangat mudah dia bersekutu dengan putrinya itu.

Setelah puas memandangi kedua perempuan yang sangat dia cintai itu dan dengan usaha keras tak menyentuh wajah suzy karena takut membuat yeoja itu terbangun, kyuhyun dengan hati-hati menurunkan sandaran kursi agar suzy bisa tidur lebih nyaman.

“Enghh…”Erang suzy pelan begitu merasakan ada gerakan di punggunggya dan begitu membuka mata jantungnya hampir melompat karena kaget  melihat wajah kyuhyun yang sangat dekat dengan wajahnya. “A..apa yang mau kau lakukan!” pekinya tertahan. Dia sebenarnya ingin berteriak jika tak ingat jihyun sedang tertidur dipangkuannya.

“Mian aku tak nermaksud lain..aku hanya ingin menurunkan sandaran kursi agar tidurmunyaman, eh kau malah terbangun, mianheyo..”jawab kyuhyun.

Suzy yang merasa kikuk hanya menjawab, “oh..”

“Nah sekarang kamu bisa tidur lagi,”ujar kyuhyun begitu ia selesai menurunkan sandaran kursinya.

“Oh..aku sudah gak ngantuk lagi.” Jawab suzy kaku. “ini dimana? Apa kita sudah samapai?”

“Oh..,”ujar kyuhyun tak kalah kaku. “belum, satu setengah jam lagi kita sampai. Aku merasa ngantuk, jadi berniat berhenti untuk cuci muka dan membeli kopi. Kamu mau?”

“Aniyo..”

“Kalau begitu aku turun dulu, atau kau mau ikut?” tawar kyuhyun. Suzy hanya menggeleng. Sesaat setelah kyuhyun turun suzy berseru.

“Kyuhyun sunbae..”kyuhyun menoleh kearah suzy dengan kaget. Dia tak suka suzy memanggilanya sangat formal begitu, dia lebih suka memanggilnya dengan panggilan kekanakannya seperti dulu. “Kalau bisa tolong sekalian belikan susu untuk jihyun, aku tadi memeriksa tas jihyun dan sepertinya halmoni lupa memasukkannya. Susu siap minum saja, karna akan ribet kalau beli susu bubuk. Rasa strowberry lima kotak.”

Kyuhyun mengangguk dengan antusias, karena akhirnya suzy mau berbicara panjang dengannya. “Baiklah..ada lagi?” suzy tampak berfikir.

“Ah..sikat gigi untukku dan jihyun sama odolnya yang rasa strowberry juga, solanya jihyun hanya mau gosok gigi kalau rasa strawberry oh..dan minyak telon. Aku pikir Cuma itu. Yang lain sudah di siapkan halmoni.”

“Baiklah, kalau begitu tunggu sebentar ne. Dan pikirkan lagi apa yang kau butuhkan mumpung kita lagi disini,” ujar kyuhyun sebelum berlalu kedalam mini mareket yang ada ditempat peristirahatan jalan tol itu.

Setelah kyuhyun menghilang suzy menatap jam digital di mobil kyuhyun. Jam tiga kurang. Berarti sudah satu jam dia tertidur. Lalu suzy kemudian menatap jihyun yang masih terlelap dan mencium pipi putrinya itu.

“Jihyun-ah kita akhirnya pergi berlibur ke pantai,”ucapnya pelan namun dengan nada gembira. “Dan tak hanya berdua, tapi bertiga. Akhirnya kamu bisa menikmati liburan dengan eomma dan appamu seperti anak normal lainnya, pasti kamu senangkan?” ujar suzy lalu kembali mencium pipi putrinya itu dengan gemas. Dan jihyun hanya menggeliat dalam tidurnya karena pelukan suzy semakin erat, namun tak membangunkan yeoja cilik itu.

Meskipun suzy tak ingin kyuhyun bertemu dengannya dan jihyun, tapi jauh di lubuk hatinya dia juga ingin jihyun merasakan kehadiran seorang ayah dan juga merasakan kebersamaan bersama ayah dan ibunya meskipun hanya sekali. Jadi dia memutuskan untuk mengalah pada egonya untuk hari ini.

Suzy langsung menoleh kesamping begitu mendengar suara pintu di buka dan melihat kyuhyun dengan beberapa plastik di tangannya dan masih ada bebera kantung  yang di bawakan dua orang pegawai mini market itu.

“Kamu sedang ngapain? Memborong sato toko huh?” tanya suzy melihat begitu banyak barang belanjaan yang di bawa kyuhyun sampai menutupi seluruh bangku penumpang belakang. Hal itu cukup menjawab pertanyaan suzy kenapa namja itu begitu lama tadi.

 “Aku tak tahan melihat barang-barang yang di pajang di toko itu. Aku pikir aku ingin membelikan semua itu untuk jihyun. Mungkin ini yang di sebut gairah seorang ayah,”ujar kyuhyu santai lalu duduk di bangku pengemudi begitu selesai dengan barang belanjaannya yang dia sendiri tak tau jenisnya. Tapi suzy tak tahu kalau kyuhyun selain karena memang ingin membelikan untuk jihyun dia memang sengaja memenuhi jok belakang agar tak ada ruang bagi suzy untuk duduk di belakang. Dia lebih suka suzy duduk di sampingnya.

“Kamu benar-benar akan membuatnya sangat manja nanti. Aku sudah berusaha keras mendidiknya untuk berhemat dan tak boros dan dalam satu hari kamu menghancurkan semuanya,”omel suzy pada kyuhyun.

Sementara kyuhyun hanya terkekeh sambil menyalakan mobilnya.

“Oh ya, aku juga membelikan beberapa cemilan untuk dimakan, tapi aku tak tau dimana letaknya. Kalau kamu mau lebih baik kamu cari sendiri.” Ujar kyuhyun mengabaikan omelan suzy.

“Kyu! Aku sedang serius! Tidak bagus buat jihyun jika masih kecil saja sudah dibelikan macam-macam barang. Nanti dia akan manja dan terbiasa mengambur-hamburkan uang untuk hal yang tak perlu,” kata suzy masih kesal

Kyuhyun yang di omeli malah senang tapi berusaha tak di tunjukkannya, apalagi saat suzy memanggil nama pendeknya sama seperti saat mereka masih pacaran dulu jika suzy sedang kesal.

“Gwencha. Tidak masalahkan jika dia menghabis-habiskan uang appanya. Lalu siapa yang akan menghabiskan uangku kalau bukan dia..ah bukankah seorang ayah sibuk mencari uang untuk di habis-habiskan oleh anaknya?” Kata  kyuhyun santai.

“KYU!” ujar suzy makin kesal.

“hehehe..mianhae, aku hanya bercana. Ini seperti euforia sebagai seorang ayah. Rasanya begitu melihata sesuatu, aku sangat ingin membelikannya untuk jihyun. Mungkin sangkin senangnya aku menjadi seorang ayah sampai ingin memberikan semua apa yang di sukai jihyun dan juga sebagai tebusan rasa bersalahku karena sembilan bulan dia dalam kandungannya dan empat tahun lebih umurnya, aku tak pernah hadir untuknya dan bahkan tak tau keberadaannya,” jawab kyuhun sedih.

Mendengar nada sedih dalam suara kyuhun, tiba-tiba perasaan bersalah mengerogoti suzy. Dia menghela nafasdan menghembuskannya, “baiklah kali ini aku maafkan, tapi lain kali tidak.”

“Aku tidak janji.”

Suzy menatap kyuhyun yang konsentrasi dengan jalanan dengan tatapan kesal namun tak berkomentar apa-apa lagi.

Setelah dua puluh menit saling membisu, suzy akhirnya membuka suara karena penasaran.

“Aku penasaran, ini semua sudah kamu rencanakan dari beberapa hari sebelumnya kan?” kyuhyun tak menoleh kearah suzy namun namja itu mengangguk.

“Lalu bagaimana kamu bisa meyakinkan jiyoung? Setauku diakan..”

“Aku menggunakan jihyun..” jawab kyuhyun santai. “setelah merayu jihyun agar mau kepantai aku dan jihyun merayu jiyoung dengan agyo jihyun. Meskipun jiyoung keras kepala dia luluh dengan mudah ketika jihun memohon padanya..”

“sudah kuduga, kamu pasti meracuni jihyun..lalu bagaimana jiyoung bersedia menggantikan pekerjaanku.”

“aku hanya bilang kamu itu terlalu memfotsir dirimu dan butuh refresing dan dia sependapat denganku,” suzy tidak ragu akan itu. “trus aku juga bilang, kalau jihyun itu memerlukan waktu libur bersama ayah dan ibunya hanya itu, dan dia malah menawarkan diri mengambil alih pekerjaanmu dan aku hanya perlu ijin sulli dan halmoni saja. Dan kamu tahu sangkin mendukungnya jiyoung bahkan bersedia menculik ponselmo saat dikantin tadi agar kamu tak terganggu sama sekali.”

Reflek suzy meraba kantung celananya dan membongkar tasnya dan benar saja ponselnya tak ada.

“Dasar jiyoung sialan, tak setia kawan. Bagaimana dia menyerahkan sahabatnya begitu saja,” gerutu suzy tak jelas tapi masih bias ditangkap telinga kyuhyun.

Kyuhyun memang melakukan hal itu, tapi tak semua dia ceritakan pada suzy. Ada beberapa yang dia potong dan tak berniat mengatakan semuanya pada suzy. Karena tak mungkin dengan hanya mengatakan itu jiyoung dengan Cuma-Cuma menyerahkan sahabat yang sangat dia jaga itu pada orang yang telah membuatnya hancur, apalagi bersedia membantu kyuhyun.

TBC

Seperti biasa krn saya cerewet  #(thor sdh bolak-balik di omongin, bosen tau mendengar kata-kata itu), jd saya akan memulai pidato panjang saya.

Mianheyo.. jongmal nomu..nomu..mianheyo #bow….

Aku benar-benar tak ada ide lagi untuk melanjutkan ff ini makanya lama banget di post dan berniat enggak tak lanjut lagi…tapi karena ternyata ada beberapa orang #meski sedikit bgt ^^, yang menanyakan ff ini jadi aku paksain untuk lanjut deh. Lagi pula aku sdh selesi ujian, jd lbh bebas online (Horee..). Jd maaf bgt kl kecewa ama part ini padahal sudah menunggu lama bgt. Nie emang aku paksain bgt, karena emang mau tak buat END secepatnya. Dan utk part selanjutnya mgkin akan aku buat alurnya lbh cpt…

Silahkan sampaikan segala kritikan,kekecewaan dan ketidak puasan kalian di kotak coment, aku akan menerimanya. Demo, unjuk rasa, marah-marah juga boleh (asal jgn pk kata2 kotor ya ^^), tp ingat kl marah-marah cepat tua lo..kekeke

NB: buat yg kemarin kasih saran utk memperbyk kata2 koreanya, maaf ya aku sebenarnya maunya gt tp kosa kata koreaku dikit n aku agak takut salah nulis/salah maksud, mknya gak byk tak masukin..^^. tp aku sdh aduk2 mbah google, dan sdh menambah sedikit #hanya sedikitttt kata2 korea.. peace jgn marah kl hy sedikit…hehehe (ada yang berniat mau mengajariku beberapa kata2 #dengan muka mupeng penuh harap)

Dan soal bykin percakapannya, aku sdh berusaha bikin byk, tp kl masih kurang maaf ya, selain krn tak ada ide aku juga memang mau mempercepat alurnya jd percakapannya gak bisa byk2, biar ENDnya cpt..hehehe.

Terakhir utk kata aneh misalnya ‘aja’  di ganti jadi ‘saja’aku sdh usahain perbaiki, tp kl msh tetap msh ada yg nyangkut maaf ya, lain kali saya akan lbh hati-hati lagi^^..

Tapi kl masih ada saran dan ide lain di terima dengan senang hati dan akan ku usahain memenuhi kl aku bisa..

*setiap kali post ff knp saya selalu byk cincong ya? #tanya kenapa??????  Hehehehe#di abaikan saja.

Advertisements

38 thoughts on “IT’S OKAY, BECAUSE I LOVE YOU part 11

  1. apapun yg dilakukan kyuhyun buat suzy,, selalu tidk bisa menolak,,
    suzy,, walaupun masa lalu masih membekas.. tp cintanya thdp kyuhyun tak kan pernah hilang,,
    lanjut lg chinggu,, ^^

  2. akhirnya d’post jg, lama banget aku nunggunya thor… Tp kok pendek banget sich.. trus moment kyuhyun ama suzy nya dikit banget thor…
    D’tunggu kelanjutannya dan jgn lama-lama lagi yach dan banyakin dong moment kyuzy nya… hehe mianhe thor klu prmintaannya banyak banget.. Tp ffnya bgus kok dan makasih udh masukin bhs korea… Next thor
    #hwaiting

    • kependekan ya? padahal jumlah halamannya sama part sebelumnya cm beda setengah halaman..
      hmmm ntar momen mereka tak buat byk deh, trus ku buat jauh lbh panjang dr biasanya deh 🙂
      hehehehehe…
      gomawo atas komen ya^^

  3. akhirnya……mncul jg ni ff….
    sbnernya ak MyungZy jjang….tp….Kyuzy jg ok….
    lnjut thor….pnjangin dkit ne….^,^)”)

  4. setelah sekian lama akhirnya ada jg ni terusannya..
    aku pensaran bgt thor sma kelanjutannya, author kan udah free..
    jadi cepetin ne next chaptnya *pasang aegyo..

  5. Akhirnya di lanjut jg thor. Uda lama ditungguin. Ff nya keren dan seru koq. Wah gk terasa uda mau end. Walau alur cepat tp ceritanya masih nyambung dan bagus koq. Senangnya jihyun bisa liburan sama ayah dan ibunya. Ditunggu lanjutannya.
    😀

  6. Aaaa akhir’y thor dilanjut jg, neomu2 joaheyo thor, thanks ya thor udh dilanjut. Gpp aqu sllu suka ff mu koq 🙂 ,jgn lma2 y thor dilanjut’y

  7. haha, author curcol’a lucu deh*bagus juga ada tambahan note dibawahnya. Iy nie dh pas bwt end part next’a, tinggal bwt suzy luluh sma kyu trus nikah n myungsoo yg ngerelain suzy*happy ending deh.

  8. Walaupun lama dipublishnya tapi tetep seru kok thor..Ћϱћϱћϱ (ړײ)
    Ayooo semangat thor lanjutinnya aq slalu nunggu kelanjutan ff ini ^^

  9. akhrnya part 11 post jg..tp sblmnya trmaksih bnyak bwt author yg mau ngelanjutin ff ini..gomawo^^
    .,kyaknya bntar lagi bkalan End yaa..sneng rasanya ngeliat kluarga kecil bhagia dn sprtinya usaha bang evil gk sia2..
    Ditunggu next partnya+jngn lama
    *hhe mumpung authornya dh free^^

  10. aku lama banget nunggu ff ini…huff…
    dan akhrnya ϑ¡ publish…aseeek ヽ(´▽`) ノ
    alhamdulillah thor akhrx kyu ăϑα̲ kesempatan buat pergi breng2 suzy ama jihyun…
    kyu nya sayang bget ke jihyun jadi telhalu hiks
    smga next part mment kyu-zy-hyun smakin bnyak ya…
    smgat author, q selalu menunggu karya2mu :))

  11. Huuuaaaahhhh… akhirnya dilanjut juga part 11-nya.
    Gomawo thor. 🙂
    Sumpah… aku suka part ini. Akhirnya suzy mau mengalahkan egonya untuk prgi refreshing sama kyuhyun oppa n jihyun. Mereka dah kayak keluarga harmonis aja. Cuman suzy msih canggung ma kyu oppa. 😦
    Kapan suzy bsa nerima kyu oppa? Pengennya mereka bisa bersatu lagi walaupun aku juga stuju suzy sama myungsoo. Tapi kan alangkah baiknya kalo mereka bertiga bsa bersatu n jihyun bisa bersatu lgi sama appanya.
    Gemessss banget ma jihyun. Sumpah… itu anak lucu banget. hihiii
    Next part jangan lama-lama lagi ya thor??? Ampe karatan sy bolak-balik blog yg kmaren ngecek dah dipost apa blum. heheee
    Tadi pas tau dah dipost, asli girang banget ampe tmn sy heran liat sy senyum-senyum gaje n ber-Yes… Yes ria. hahaaaa

    • hehehehe
      maaf ya kl ampe karatan gt..tp kl mau sini2 saya gosok, biar cling lg..hehehehe
      ah, aku jd terharu deh…gak nyangka ada yg suka, sampe setia bgt nunggu..
      pdhal aku merasa ff ini aneh bgt lo..dan kl baca ff py author lain jd suka minder gt…
      tp gomawo ya, sdh setia menunggunya..

  12. yeay di post juga kelanjutannya….
    ni FF adalah FF terkejam yg pernah aku baca heuheu soalnya ngeliat suzy kasian bgt semoga akhirnya bahagia baik dg kyuhyun atau myungsoo.
    tp aku prefer kyuhyun :3
    hwaiting author !!!

    • yg benar?
      pd hl kl menurutku pribadi ff buatanku yg paling kejam tu yg ‘This My Punishment lo’..eh tp itu lbh ke sadis deh..
      hehehehehe
      thx ya..

  13. Baru ngikutin ceritanya…langsung ke part ini tp udh suka hehe
    Jgn putus tengah jalan ya thor ceritanya, gak apa” deh agak lama ngepostnya yg penting ceritanya sampe end ^^
    Semangat ya thor nulisnya…

  14. udh ngubek2 cari part 11 gk k’temu2,,, akhir’ea k’luar juga lama bangettt thor k’luar’ea aq dha nunggu’in gk muncul2 juga
    Tapi gk apa2 dhe yg penting udh k’luar ,,, soal’ea aq suka bangett moment jihyun am jiyeong kasian nasib’ea jiyeong d’ledekin mulu am jihyun ,,,

    d’tunggu next’ea yaa thor jangan terlalu lama2,,,

  15. Aq reader bru d.blog, biasanya aq bca d.fb.
    Semkin gereget sja nih ceritanya, hati zy-ya mulai luluh. Smkin pensaran, thor jgn menyerah dn te2p lnjutin ff ini.
    Jebal;-)

  16. Huwa… Daebak… Daebak… Suka dengn part nih bikin seyum” sendiri.
    Akhirnya suzy mw juga buang egonya biar bisa liburan ma jihyun n kyuhyun,
    aduh jadi gx sabar nunggu next part.
    Ayo thor next part secepaaatnnyaaa… Hehehheh
    FIGTHING.

  17. Bagus kok thor ceritany tapi kenapa mesti tbc …semangat y thor buat ngelanjutin ff ini gomawo 🙂

  18. waaah authoor gomawo ud mau lanjutin ni ff..

    sukaaa bnget ma part ini…akhirnya kyu punya kesempatan buat jalan ma suzy n jihyun..jd ga sabar pengen segera baca part 12 pasti banyak moment kyuzy..

    jihyun ma jiyoung makin kompak aja…kompak berantem maksudnya wkwkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s