IT’S OKAY, BECAUSE I LOVE YOU part 10

catsBR

Author                  : Dordor

Main Cast            : Bae Suzy Miss a

                                  Cho Kyuhyun SUJU

                                  Kang Jiyoung KARA

                                 Kim myungso infinite

                                  And other

Genre                   : Sad, Romance, Family

Warning!!! Cerita ini agak garing dan lebay, jd aku harap kalau tidak mau muntah sebaiknya tutup hidung!!hehehehe..

Happy reading

Author POV

Kyuhyun melangkah masuk kedalam rumahnya dengan langkah berat. Begitu membuka pintu rumahnya kegelapan langsung menghapiri indranya karena memang tidak ada penerangan apapun di rumah itu. Dia melangkahkan kakinya ke rumah tanpa berniat menyalakan lapu seolah dia memang sudah terbiasa dengan kegelapan dan langsung menghempaskan tubuhnya berbaring di sofa ruang tamunya. Dengan mata tertutup dia kembali memngingat suzy. Mengingat wajah cantik gadis itu, mengingat mata indahnya, hidungnya, kulit putih susunya, rambut panjangnya yang indah, suaranya, canda tawanya, senyumnnya. Dia juga merindukan saat dia dan suzy menghabiskan waktu di rumahnya itu yang membuat yeoja itu sering sebal namun tidak berkata apa-apa. Dia merindukan semua itu. Amat sangat merindukan, sampai-sampai dia merasakan dadanya sakit sekali dan seperti ada yang menonjol di tonggorokannya.

Kyuhyun sudah menunggu-nunggu waktu untuk bertemu suzy dan betapa gembiranya dia saat tak sengaja bertemu yeoja itu di stasiun saat dia mau ke Busan. Sebenarnya saat itu dia sedang dalam suasana hati buruk karena saat ke Busan semua tiket pesawat habis untuk dua hari kedepan dan dengan terpaksa ia harus naik kereta yang memakan waktu lebih banyak yang seharusnya bisa dia gunakan untuk hal penting lain –seperti mencari keberadaan suzy. Saat melihat suzy dia ingin langsung memeluk yeoja itu jika tidak di intrupsi suara gadis kecil yang membuat kyuhyun semakin kaget. Dia bingung harus menentukan perasaannya apakah dia harus senang atau marah.

Senang karena kembali bertemu denga yeoja yang selama lima tahun terakhir ini menghantuinya dan lega karena dia baik-baik saja, atau dia harus marah menemukan fakta baru yang di temuinya dan disembunyikan darinya dan juga tak mengetahui apa-apa. Marah karena membiarkan suzy menderita seorang diri dan harus menanggung beban lebih dari yang mampu di tanggung yeoja itu. Tentu saja dia marah pada dirinya karena merasa seperti orang bodoh yang tak berguna. Tapi satu hal yang pasti, dia meresa seperti kambali dari kematian setelah melihat suzy kembali.

Kyuhyun sudah tau sejak awal, jika tidak mudah untuk mendekati suzy kembali. Yeoja itu pasti mejaga jarak dan menghindarinya. Dia sudah bisa menebak jika suzy pasti akan berubah, bukan lagi gadis polos yang akan rela melakukan apapun dan menerima apapun keadaannya. Tapi melihat reaksi suzy ketika mereka kembali bertemu tak urung membuatnya kecewa. Penampilan yeoja itu benar-benar sangat berubah dan sangat memprihatinkan dengan gaya pakaian dan penampilan yang sangat sederhana dan terlalu biasa, sangat berbeda dari bae suzy yang dulu di kenalnya. Memang tak mengurangi kecantikan yeoja itu tapi siapapun bisa melihat jika yeoja itu telah melewati masa-masa yang sangat paling sulit dalam hidupnya dan masa-masa itu belum berakhir. Dan itu semua hasil perbuatannya.

Kyuhyun kembali memikirkan cara untuk mendekati yeoja itu dan apa yang harus di lakukan, ini jauh lebih sulit dari perkiraannya semula. Suzy benar-benar menghindarinya. Tapi, dia tidak peduli dia sudah bersumpah pada dirinya akan memperbaiki apa yang bisa di perbaiki dan juga mengembalikan senyum manis yeoja itu. Kyuhyun tahu, suzy memang masih suka tersenyum tapi senyum terlihat berat dan tak lepas. Dia merindukan senyum ceria bae suzy yang mampu menggetarkan hati kyuhyun ketika pertama kali mereka bertemu. Dan dia bertekad akan mengembalikan senyum itu dan juga mengembalikan bae suzy ke sisinya. Dia mungkin terdengar egois, tapi dia tak peduli. sudah cukup baginya selama lima tahun ini tersiksa seperti di neraka tanpa yeoja itu disisinya. Dia seperti tak punya tujuan dan jiwa, hatinya sudah terikat begitu kuat dengan suzy.  bukankah orang hidup di dunia ini untuk mencari kebahagiaan meraka?

Dan kebahagiaan seorang cho kyuhyun adalah Bae suzy.

Dan juga bae jihyun, ah tidak juga cho jihyun.

Gadis kecil itu juga langsung menempati posisi yang sangat besar di hati kyuhyun. Dia tidak menggeser posisi ibunya atau mengurangi porsi ibunya di hati kyuhyun, namun tiba-tiba hatinya bercabang jadi dua. Satu untuk suzy dan satu untuk jihyun dengan porsi sama besar.

*****

Suzy dan myungso berjalan beriringan menuju rumah suzy dengan jihyun dalam gendongan myungso. Dengan perdebatan panjang akhirnya myungso bersasil menyakinkan suzy agar dia yang menggendong jihyun karena dia adalah seorang pria. Yeoja itu bisa sangat luarbiasa keras kepala jika menerima bantuan darinya, sekecil apapun itu.

“Eomma, kenapa eomma mengajakku pulang, aku kan belum selesai memakan eskreamku?” tanya jihyun masih protes. Gadis itu memang sangat cerewet jika sesuatu yang manjadi kesukaannya di ganggu.

“Eomma lelah. Lagian  kau ini, jika makan eskream saja di kasih seberapapun akan langsung di habiskan. Tapi jika diberi nasi mulutnya akan tertutup rapat”omel suzy.

“Nasi tidak manis. Aku suka makan yang manis-manis,” jawab jihyun.

“Ajhusikan manis jihyunie, berarti kamu juga menyukai ajhusi,” goda myungso pada yeoja dalam gendongannya itu.

“Tentu saja, aku menyukai myungso ajhusi. Myungso ajhusi yang terbaik,” jawab yeoja cilik itu semangat.

“Teruslah racuni otak putriku,” sindir suzy. Myungso hanya terkekeh mendengar komentar suzy.

“ini salah satu usaha untuk mendekati eommanya” jawab myungso sambil bercanda yang membuat suzy mencibir.

“Aku juga menyukai eomma,” tambah jihyun lagi denga agyeonya yang selalu membuat suzy luluh. “Nomu..nomu cuahae!” tambah jihyun.

“Eomma juga, nomu..nomu..nomu..nomu cuahae,” balas suzy.

“Apakah ini sesi pernyataan cinta? bolehkah aku ikut bergabung?” kata myungso. Suzy hanya terkekeh mendengar komentar myungso.

………………………………

“Oppa, gomawo untuk hari ini sudah mau mengajak jihyun jalan-jalan,” ujar suzy saat mengantar myungso ke mobilnya yang terparkir di depan rumah suzy. Mereka sudah tiba di rumah suzy dan jihyun sudah bersama neneknya.

“Sama-sama. Aku senang melakukan itu. Gadis itu sangat manis dan sangat mudah sekali merindukannya,” ujar myungso. “eh, habis ini kamu masih harus bekerja ya? Bagaiman jika sekalian aku antar” tanya myungso lagi.

“Ne, jam sebelas dan sekarang baru setengah sembilan. Jadi oppa lebih baik pulang saja” Jawab suzy. “Hanya dua jam saja kok. Di restoran dekat sini.” ujar suzy melihat wajah prihatin myungso.

“Ohhh,” kata myungso sambil mengangguk-angguk.

Setelah hening sesaat myungso buka suara lagi, “apa kamu tidak terlalu lelah?”

“Aniyo, setiap teringat jihyun semangatku berkobar lagi. Jadi aku tak merasa lelah,” jawab suzy semangat sambil mengepalkan kedua tangannya di depan tubuhnya.

“Kamu benar-benar tak mau bekerja di perusahaanku? Aku bisa memberimu pekerjaan yang lebih layak” kata myungso takut-takut. Dia kwatir suzy akan marah lagi padanya.

“Aniyo, aku ingin bekerja karena usahaku sendiri. Aku tak mau kamu terlibat masalah karenaku. Perusahaanmu itu perusahaan besar oppa dan aku kuliah baru semester tiga dan nilaiku memang tak buruk tapi tak cukup bagus sehingga bisa di terima bekerja di perusahaan kalian tanpa izasah…”kata suzy. Dia tak marah, dia malah mengulum senyum di wajahnya.

“Tapi ak…”

Omongan myungso di potong suzy.

“Nanti jika aku merasa mampu, aku pasti akan melamar di perusahaanmu,” ujar suzy. “aku hanya ingin bekerja dengan tenang dan tak perlu memikirka hal-hal yang seharusnya bisa di hindari.”

“Baiklah jika itu maumu. Tapi jangan ragu meminta bantuanku ika kamu butuh,” kata myungso akhirnya.

“Pasti.”

“Kalau gitu aku pulang dulu,” kata myungso sambil membuka pintu mobilnya.

“Ne, oppa. Hati-hati.”

Sebelum masuk mobil, myungso kembali berbalik menghadap suzy, “Namja yang tadi..apakah..apakah dia…”myungso tak melanjutkan perkataannya. Dia tau suzy mengerti maksudnya.

Suzy tak menjawab. Dia hanya terdiam menatap myungso dan itu sudah menjadi jawaban bagi myungso.

“Apa yang akan kamu lakukan jika ia ingin kembali padamu dan jihyun,” tanya myungso lagi. Dia sebenarnya tak ingin bertanya, tapi dia tak bisa menahan rasa ingin tahunya.

“Itu tak akan terjadi,” ujar suzy tegas.

“Baiklah kalau begitu, aku pulang,” kata myungso lagi sambil tersenyum senang pada suzy dan masuk kemobilnya. Setelah melambaikan tangannya pada suzy dia pergi meninggalkan yeoja itu yang masih diam mematung di tampatnya.

*****

Hari ini hari minggu dan suzy libur kerja. Dia memang sudah merundingkan dengan sulli dan karyawan lain jika di meminta libur di hari minggu. Dia sengaja meminta hari itu karena dia juga tidak kuliah dan libur dari pekerjaannya yang lain yaitu memncuci piring di sebuah rumah makan ketika akan tutup malam hari sekitar dua jam dan pagi-pagi buta dia mengantar susu dan koran, semua pekerjaan par time. Dengan waktunya yang sangat padat itu dia meluangkan waktu satu hari penuh berduaan bersama jihyun putrinya, hanya satu hari dalam seminggu yang bisa di berikannya pada putrinya itu. Dan pagi ini suzy mengajak jihyun jalan-jalan ke taman dekat rumah mereka yang memang ramai di kunjugi keluarga kecil. Itu memang keinginan jihyun, karena gadis kecil itu sangat suka bermain di taman itu . Disana memang di sediakan banyak wahana permainan anak.

 Suzy hanya duduk di kursi yang ada di taman itu, sementara jihyun asik menikmati semua permainan yang ada. Dan sekarang sedang bermain prosotan.

“eomma!” teriak jihyun sambil berlari kearah suzy dan langsung memeluk ibunya.

“wae? Kamu sudah tidak mau main lagi?” tanya suzy.

“Aku sudah bosan, aku mau….eh ada lebah!”jihyun tiba-tiba berseru riang melihat lebah yang hinggap di bunga dekat suzy duduk. Suzy ikut menoleh kearah yang di tunjuk jihyun. Jihyun memang menyukai semua binatang.

“kenapa? kamu mau lebah?” goda suzy. Dia tau meskipun jihyun menyukai binatang, dia tak akan mau berdekatan apalagi menyentuhnya.

“Anni,” kata jihyun ketakutan sambil memeluk erat ibunya, tapi tetap menatap lebah itu penuh minat.

“Wae? Bukannya kamu suka sekali binatang?”

“Aniyo, aku tak menyukainya,” kata jihyun sedikit taut. Suzy hanya terkekeh.

“ya sudah kita pulang aja, mataharinya juga sudah semakin panas,” kata suzy sambil menggendong jihyun. Dia terpaksa menggendong jihyun karena pasti dia tak akan mau berjalan kaki, takut-takut jika lebah itu mengejarnya.

Ketika berjalan pulang kerumah, suzy melihat ada mobil terparkir di depan rumahnya. Dan bertanya-tanya itu mobil siapa, karena tak biasanya dia memiliki tamu yang membawa mobil kecuali myungso. Tapi dia hapal mobil myungso dan itu bukan mobil myungso, lagi pula myungso sedang pulang kerumah orangtuanya hari ini jadi tak mungkin dia datang apalagi pagi-pagi begini. Myungso dan orang tuanya memang sama-sama tingal di seoul tapi sejak kuliah myungso memilih tinggal sendiri di apartemen dan setiap hari minggu dia akan mengunjungi orang tuanya.

Apa mungkin teman nenek? Tanya suzy dalam hatinya. Daripada penasaran, suzy memutuskan untuk mencari tau langsung ke rumah.

Suzy masuk kerumah dan langsung membeku di tempatnya begitu melihat siapa tamunya pagi-pagi begini. Meskipun hanya melihat punggungnya, dia tau siapa orang yang berbicara dengan neneknya itu- meskipun sudah lama sekali dia tidak melihat punggung itu, dan jihyun dalam gendongannya ikut tertarik melihat siapa orang itu dengan memaksa turun dari gendongan ibunya.

“Oh suzy-ah kamu sudah pulang?” sapa neneknya ketika tak sengaja menoleh dan melihat suzy berdiri di ambang pintu. Mendengar itu pria itu juga ikut menoleh ke arah suzy. “ini ada temanmu sedang menunggumu.”

“Ajhusi!” pekik jihyun senang begitu mengenali siapa tamu mereka hari ini dan di balas senyuman oleh kyuhyu.

“Kalau begitu aku tinggal dulu kalian, aku ada urusan dengan ibunya jiyoung,”ujar sang nenek bangkit berdiri saat menyadari suasana tak nyaman diantara dua orang itu dan merasa perlu memberi mereka kesempatan untuk berbicara. “kajja jihyun, kamu main sama halmoni aja,” ujar neneknya mengajak jihyun.

“Shiro! Aku mau main dengan ajhusi. Dia sudah janji mau mengajakku jalan-jalan dan mentraktirku makan enak.” Tolak jihyun mentah-mentah.

“Yak, jihyun-ah..ajhusi dan ibumu ada urusan,” kata neneknya berusaha membujuk jihyun.

“shiro! Aku mau disini aja.” Kata jihyun keras kepala.

“Halmoni, biarkan saja jihyun. Aku kesini memang ingin menemuinya,” ujar kyuhyun menyela dua wanita beda generasi itu. Sementara suzy masih berdiri mematung di tempatnya.

“Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu,” katanya akhirnya. “suzy-ah, bicaralah baik-baik,” ujar neneknya sebelum pergi.

…………………………..

“apa yang kau lakukan dirumahku?!” tanya suzy ketus ketika neneknya sudah pergi dan jihyun sekarang duduk manis di sebelah kyuhyun.

“eomma, kenapa suaramu galak sekali? Bukannya eomma bilang kita tidak boleh marah-marah pada orang lain?” kata jihyun polos membuat suzy memutar bola matanya menatap putrinya itu. Sementara kyuhyun terkekeh mendengar kepolosan gadis itu.

“Ahni, eomma tidak marah-marah. Eoma hanya..” suzy bingung memikirkan alasan apa yang akan diberikannya pada jihyun, seharusnya tadi dia memaksa jihyun pergi bersama neneknya saja.

“gwencana jihyun-ah, eomma mu memang begitu.” Ujar kyuhyun. “Aku hanya ingin bertemu jihyun, apa tidak boleh?” tanyanya ke suzy.

Belum sempat suzy berbicara, jihyun sudah mendahuluinya, “tentu saja ajhusi boleh menemuiku, asalkan ajhusi membawakanku makanan enak,” sahut gadis kecil itu membuat suzy lagi-lagi mendelik sebal kearah putrinya itu.

“ini, aku membawakanmu escream, aku dengar kamu sangat menyukai escream bukan?” kata kyuhyun sambil menyerahkan satu kotak escream pada jihyun yang sedari tadi bertengger manis didepannya.

“gomawo ajhusi,” kata jihyun semangat dan langsung merebut escream itu dari tangan kyuhyun. Suzy yang melihat itu hanya mendengus sebal dan langsung melangkah ke kamar tanpa berkomentar apa-apa.

Mendengar suzy membanting pintu kamar, kyuhyun mengalihkan matanya dari jihyun kearah sumber suara. Dia menatap nanar pada kepergian suzy. Dia tak bermaksud membuat yeoja itu kesal atau marah tapi dia sudah bertekad mendapatkan hatinya dengan cara apapun. Dan setelah berfikir semalaman dia menemukan ide untuk memenangkan hati suzy, yaitu melalui jihyun putrinya,putri mereka. Entah kenapa menyebut jihyun sebagai putrinya mebuat kyuhyun merasakan kebahagiaan yang tak bisa di ungkapkan.

Kyuhyun pernah membaca buku, jika hati seorang wanita yang membesarkan anaknya seorang diri itu sangat keras dan hanya bisa luluh lewat anaknya. Jadi kyuhyun memutuskan untuk memenangkan hati gadis kecil itu terlebih dalu baru hati ibunya.

…………………………………………

Suzy akhirnya keluar dari kamar setelah agak siang karena harus menyiapkan makan siang untuk jihyun. Dia memang mengurung diri sejak pagi di kamarnya tanpa keluar meski hanya sebentar. Dia menatap dingin kearah kyuhyun yang sedang asik bermain PSP dengan jihyun. Jika dalam keadaan normal, dia akan memarahi siapapun yang mengajari putrinya hal-hal tak berguna, tapi kali ini dia hanya menatap kosong pada dua orang yang sedang asik tanpa menyadari kehadirannya dengan tatapan dingin lalu melangkah kedapur.

“Jihyun-ah, kajja, waktunya makan siang,” ujar suzy begitu dia berdiri di depan jihyun.

“Chakkama eomma, ini masih seru,” ujar jihyun tanpa menoleh kearahnya dan masih saja sibuk dengan permainannya membuat suzy mendengus sebal. Memberi makan jihyun dalam keadaan biasa aja sangat sulit, apalagi dalam keadaan seperti sekarang sibuk bermin game.

“Tapi kamu harus tetap makan siang,” kata suzy lagi berusaha membujuk jihyun.

“Aku sedang tidak lapar, eomma saja yang makan,” tolak jihyun lagi.

“Ahni, kamu makan dulu. Nanti kita lanjutkan lagi,” kali ini kyuhyun yang berbicara setelah mempause gamenya. “kamu tak boleh membuat eommamu marah,” tambahnya lagi.

“Baiklah,” ujar jihyun akhirnya membuat suzy sedikit kaget. Bagaimana bisa hanya setu kalimat dari mulut namja itu bisa membuat jihyun menurut. Jihyun memang bukan anak pembangkan, namun gadis kecil itu bukan orang yang gampang di bujuk untuk makan apalagi jika harus menggaggu sesuatu yang menurutnya menarik. Dia, neneknya, myungso, jiyoug dan ibunya sudah pernah mencoba yang membuat jiyoung bolak-balik menggerutu dan berkata jihyun itu keturunan setan, sangat menyeramkan jika marah. “palli eomma..aaa…” ujar jihyun tidak sabaran membuat suzy tersadar dari lamunannya.

“ah, ne..” kata suzy langsung menyendokkan nasi ke mulut jihyun.

“jika aku mengajak jihyun jalan-jalan, apa kamu mengijinkannya?” tanya kyuhyun sambil mengamati pemandangan yang sangat menarik menurutnya itu. Wanita yang di cintainya sedang menyuapi makan putrinya.

“Jika aku berkata tidak, apa kamu akan mendengarkannya?” tanya suzy balik, setelah terdiam cukup lama.

“Tidak juga, aku akan memikirkan cara agar kamu mengijinkannya.” Ucap kyuhyun sambil tersenyum.

“Kalau begitu, untuk apa kamu bertanya.”

“Hanya sopan santun,” jawab kyuhyun, “dan ingin mengajakmu berbicara.” Tambahnya lagi.

Suzy tidak menjawab. Dia hanya diam aja dan sibuk menyuapi jihyun dan dia kembali mengerutkan dahi karena jihyun memakan habis semua makanannya tanpa berkomentar.

“Jihyun-ah, tumben kamu mau menghabiskan semua makananmu?” tanya suzy akhirnya tak bisa menahan rasa penasarannya.

“Kyuhyun ajhusi bilang, dia hanya mau berteman denganku jika aku menuruti semua yang dikatakan eomma,” ujar gadis kecil itu setelah menelan habis makanannya. Suzy kembali menoleh kearah kyuhyun tanpa berkata apa-apa. “sekarang makananku sudah habis, apa sekarang aku boleh main game lagi dengan kyuhun ajhusi?” tanya jihyun pada ibunya.

Suzy tak berkata apa-apa dan hanya mengangguk lalu meninggalkan mereka berdua di dapur. Setelah menghabiskan makan siangnya, tanpa merasa perlu repot-repot menawari kyuhyun dia kembali masuk kekamar dan mengurung diri lagi di sana.

………………………………….

Suzy membuka matanya perlahan. Dia tertidur di kamar karena bosan dan tak mau keluar kamar. Saat membuka matanya, jantungnya langsung berdetak tak karuan dan dia langsung merasakan darahnya berdesir saat melihat sosok yang sedang duduk di sampingnya mengamatinya tidur.

“Kamu sudah bagun?” tanya orang itu ramah sambil tersenyum hangat ke arah suzy.

“Apa yang kau lakukan disini?!” tanya suzy dengan nada tinggi.

“Sssstt…!” ujar kyuhyun pelan sambil meletakkan jari manisnya di depan bibirnya.

Suzy melihat kearah yang di tunjuk namja itu dengan dagunya, yaitu kesamping suzy dan melihat jihyun sedang tertidur si sampingnya. “Melihatmu tidur,” jawab kyuhyun santai masih sambil tersenyum. “kamu masih tetap cantik seperti dulu.”

Mendengar kata-kata dulu, emosi suzy kembali meningkat, “Berani sekali kamu masuk kamarku! Kamu pikir kamu siapa?!” katanya pelan namun sangat tegas.

“Dari tadi aku memanggilmu dan mengetuk pintu kamarmu, tapi kamu tak menjawabnya jadi aku masuk aja,” jawab kyuhyun masih dengan nada santai. “jihyun ngantuk dan katanya dia maunya tidur dengan eommanya. Maaf jika aku lancang.”

Suzy baru ingat jikajihyun itu memang selalu tidur siang dan biasanya harus di temani dengan pura-pura tidur agar dia mau terlelap, dan gadis kecil itu juga baru mau tertidur kalau yang menemani itu adalah suzy atau neneknya. Dan kalau gadis itu tak tidur siang, malamnya dia akan jadi sangat rewel.

“Bisakah kita bicara? Hanya sebentar?” tanya kyuhyun lagi pelan.

“Tidak! Tidak ada yang mau aku bicaraka denganmu!” kata suzy tegas. “Lebih baik kamu pulang, jihyun sudah tidur. Lagi pula ini sudah sore.” Ujar suzy tegas seolah tak bisa di tawar lagi.

“Baiklah.” Ujar kyuhyun mengalah. Dia memang sudah memutuskan untuk tak mendebat suzy, karena itu akan membuat wanita itu semakin keras kepala. itu yang di beritahukan nenek suzy sewaktu mereka berbicara. Dia akan mendekatinya secara pelan-pelan. “Aku akan datang lagi…”

“..menemui jihyun.” Tambah kyuhyun lagi. Sebenarnya ia ingin mengatakan menemui suzy.

“Terserah padamu, aku tak peduli. Aku tak akan melarangmu menemuinya. Tapi aku tak mau melihatmu berkeliaran di dekatku” Jawab suzy ketus lalu meninggalkan kamar.

Kyuhyun hanya mentap punggung suzy yang berjalan keluar kamar dengan sedih. Dia senang suzy mengijinkannya menemui jihyun, tapi dia juga berharap suzy tak berkeras mengindarinya dan bingung apa yang akan dia lakukan untuk meluluhkan hati yeoja itu. Kalau yeoja itu terus menghindarinya, bagaimana dia bisa memenangkan hatinya.

Dengan langkah berat dia akhirnya mengikuti suzy keluar kamar setelah mengecup kening jihyun. Dia melihat suzy yang duduk di depan TV dan matanya fokus pada acara di tv itu. Kyuhyun tau, yeoja itu tak benar-benar menikmati acara Tv itu, itu hanya salah satu cara untuk menghindarinya. Dengan langkah berat dia berjaan ke arah pintu.

“Kalau begitu aku pergi dulu, samapi jumapa. Aku akan datang lagi,” ujar kyuhyun sebelum keluar rumah.

……………………..

Begitu yakin kyuhyun sudah meninggalkan rumahnya, air mata suzy langsung mengalir deras seperti selama ini dia sudah berusaha membendungnya hingga akhirnya bendungannya tak kuat dan hancur. Pertahanannya bobol.

Suzy tak membenci kyuhyun, dia tak pernah membenci namja itu. Seberapa kuatpun suzy memsugesti hatinya untuk membenci kyuhyun tetap saja tak berhasil. Dia bahkan masih sangat mencintai namja itu hingga sekarang dan rasa cintanya belum berkurang seperti saat lima tahun lalu. Setiap malam bahkan tak pernah dia lewatkan tanpa membayangkan wajah namja itu dan selalu merindukannya. Hanya saja setiap melihat namja itu, dia selalu di hantui rasa bersalah yang sangat besar. Suzy juga tau, malam itu kyuhyun tak berniat menjebaknya. Dia tau itu semua murni perbuatan cho ahra, karena dia selalu percaya pada cho kyuhyun, bahwa namja itu juga mencintainya.

Hanya saja, cho kyuhyun akan selalu membuatnya teringat akan luka yang dia terim lima tahun lalu. Luka yang sangat perih dan juga rasa bersalah yang sangat besar.  Namja itu akan selalu membuatnya teringat akan kenangan lima tahun lalu , kenangan saat dia membunuh kedua orang tuanya karena perlakuannya.

Lima tahun lalu adalah masa paling buruk dalam hidupnya, dan selalu menyalahkan dirinya atas kematian orang tuanya. Kalau bukan karena tiba-tiba melihat senyum dan tatapan jihyun dalam gendongan neneknya saat dia di tenangkan jiyoung akibat dia berteriak histeris setelah kematian ibunya, mungkin dia akan berakhir seperti ibunya. Dan sekarang namja itu datang dengan kenangan masa lalu itu.

Dan yang lebih menyedihkan, dia ingin namja itu pergi darinya karena tak kuat akan rasa sakit itu dan di saat bersamaan dia juga ingin cho kyuhyun tak pergi darinya.

“Suzy-ah..apa kyuhyun sudah pulang,” suzy mendengar sara neneknya dan tangisnya langsung pecah. “suzy, kenapa? Apa yang terjadi padamu? apa terjadi sesuatu?” tanya neneknya bingung dan langsung memeluk suzy yang menangis histeris.

“Hlamoni, hatiku sakit…ahlmoni apa yang harus aku lakukan..”rancau suzy di sela-sela tangisnya.

TBC

 

Maaf gak jadi post tadi malam, sekali lagi maaf buat yang sudah nungguin. Tadi malam pas pulang, aku kecapeakn dan langsung tertidur, jd baru bisa post sekarang.

Maaf ya jika mengecewakan, soale ceritanya aneh dan tak nyambung, aku sudah memperingatkan sebelumnya. jadi aku harap jangan terlalu mengecewakan…

Maaf jika byk kesalahan penulisan dan cerita yang tak nyambung ya…

Advertisements

31 thoughts on “IT’S OKAY, BECAUSE I LOVE YOU part 10

  1. hmm…akhirnya d’post jg, gomawo…, tp boleh aku kasi sedikit masukan ngk? Klu bisa banyakin percakapannya yah dan klu bisa banyakin jg bahasa koreanya krn aku tidak merasa kayak baca ff korea krn bahasa koreanya dikit banget dan lebih banyak penjelasannya…, di happy together jg gituin yach banyakin percakapannya dan bhs koreanya..
    Occcc
    nextnya jgn lama-lama yach??

  2. Waaahhhh… akhirnya dipost juga.
    Sumpah… tambah seru ceritanya thor. Feelnya dapet banget.
    Aku suka bnget ff ney.
    Kadang sedih, kadang seneng, kadang ketawa-tawa sendiri bacanya. Hihiiiiiiiiii
    Ceritanya mempermainkan perasaanku, hihiiiii… tapi itu yang aku suka.
    Aduh… suzy diapit 2 namja kren. Aku tetep dukung KyuZy or MyungZy. Sama-sama shipperku. 🙂
    Jihyun tambah lucu n tambah pinter aja deh. Bagaimana kalo dia tau bahwa kyuhyun itu appanya? Moga aja dia langsung maksa eommanya buat balikan lagi sama appanya. kkekekeee…
    Next part ditunggu ya thor???

  3. Akhirnya di post jg thor. Ff nya seru dan bagus. Sebenarnya walaupun ada myungsoo tp tetap ingin suzy sama kyuhyun karna bagaimanapun jihyun anak kyu. Tp kalo lihat suzy kasihan jd merasa bersalah karna kyu. Apapun cerita akhirnya kyu maupun myungsoo semoga happy ending.
    Fighting y thor.^^
    😀
    di tunggu part selanjutnya.

  4. akhirnya dpost juga…hehe
    jihyun kayak anak setan? pantesan orang bpakx raja evil.wkwk
    kyu sayang bget y k jihyun dan jihyunx lucu bget…
    next part jgan lama-2 y thor :))

  5. kalo gitu suzy sama myungsoo aja toh,kalo masih sakit hatinya krna kyu.
    D’tunggu next’a

  6. kyuhyun fighting!
    ayo lu2hkan hati suzy lg..
    mudah2an hapy end buat kyuzy..

    makin bgus thor ceritanya..slalu nyesek pas baca part suzy banting tulang kerja buat menyambung hidup kluarga kecilnya..

    oh ya dipart ini ga ada jiyoung…kangen moment jiyoung jihyun hehe
    ditunggu next chaptnya thor..hwaiting!

  7. Ceritanya tetep seru kok thor, cuma ada sedikit kata yg perlu di benahi, misalnya ‘aja’ jadi ‘saja’ n yg satunya lupa…hehe
    keep writing ya thor…semangat;)

  8. sesakit apapun suzy masih mencintai kyuhyun tp byangan masalalu menghantuinya,,
    wah daebek lanjut chingu^^

  9. euuum aq bru bc,,kreeen aq ktnggaln bnyk,,serrru serru walaupun aq gx bc dr awl,,emnk’a ap sie ug d lkuin ahra unni sm kyu n suzy,,lnjuut deh min

    oh iya salam kenal
    sukyu suci imnida
    bangapta^^

    • salam kenal jg..
      aku bs di panggil dordor, marinda ato Ririn..
      di baca aja dr part 1nya biar gak bingung…

      gomawo ya sdh mau mampir n coment..

  10. Wktu pertama x bca , smpt brpkrn ff yg part’y byk bgt. Trnyta bagus jln crta’y…XD
    Thor, itu part mpe brp part? Cptin ajh dh part’y jgn tll lama.XD
    Crta bgus. And good job…
    Nan choa

  11. kreen bnget critanya ..
    Aku baru baca kemarin dari part 1nya..ff ni bner2 kreen..daebakk
    kalau bisa endingnya Kyuzy aja..
    Part 11 di tunggu.. jgn lama2 *maksa^^

    keep writing thor !

  12. Bener” menguras perasaa…
    Semoga kyuzy bisa kembali bersatu
    n menjadi keluarga bahagia
    ayo jihyun buat appa n eoma mu bersama.

  13. arhhh sebel kenapa harus TBC, Padahal ini air mata bentar lagi turun ….
    baca ini ikutan emosi, feelnya dapet thor keen deh
    tetep suzy ga bisa ngilangin rasa bersalahnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s