1000 BURUNG KERTAS

640_1339999394

Author             : Dordor

Main Cast        : Bae Suzy Miss a

Cho kyuhun Suju

Genre              : Sad, Romance.

Lenght             : One shot

Cerita ini hanya fiktif belaka. Tak ada maksud apa-apa selain have fan dan menyalurkan energi.

Ya sudah, semoga pada menikmati, selamat membaca.

“Aku ingin kita putus?” kata suzy pada kyuhyun kekasihnya.

“Wae? Kenapa kamu tiba-tiba begini?” tanya kyuhyun bingung. Dia merasa hubungan mereka selama ini baik-baik saja. Bahkan kemarin mereka masih menghabiskan waktu bersama dan hari ini dia berniat untuk melamar gadis pujaannya itu.

“Aku sudah lelah dengan semua ini. aku tak mau hidup begini terus dan selalu bertengkar dengan orang tuaku.” Kata yeoja itu dengan nada tegas.

“Lelah?  Kenapa baru sekarang kamu bilang? Bukankah dulu kamu yang bilang tidak masalah dengan keadaanku? Sekarang disat aku benar-benar mencintaimu, kamu bilang kamu lelah?” tanya kyuhyun frustrasi. Dadanya benar-benar sesak sekarang.

“Maafkan aku. Saat itu aku hanya seorang gadis remaja yang dibutakan oleh cinta. Aku pikir aku bisa hidup dengan hanya cinta saja. Ternyata aku salah oppa. Maafkan aku?”

“Jadi sekarang kamu sadar, jika kamu tak bisa melepas kan kehidupanmu yang seperti putri itu? Setelah semua yang telah kita lalui sekarang kamu baru sadar? Aku bahkan akan melamarmu dalam waktu dekat ini.”

Mendengar perkataan kyuhyun itu membuat hati suzy senang, namun juga sedih disaat yang bersamaan.

“Oppa aku senang sekali mendengarnya, Tapi kita harus melihat dunia ini dari pandangan dewasa. Menikah bagi seorang wanita adalah seperti kehidupan kedua kalinya. Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik. Kamu terlalu miskin oppa, aku tak bisa membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah menikah.”

Kyuhyun tak berkataapa-apa. Diamerasa jantungnya sedang di tusuk-tusuk. Rasanya luarbiasa sakit. Yeoja yang paling dia cintai itu menyerangnya dititik kelemahannya.

“Dan sekarang aku memutuskan tidak akan menikahimu oppa. Aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku..mereka juga sudah menjdohkanku dengan seorang pria kaya. Bulan depan kami berencana menikah dan akan pindah ke paris, tempat yang menjadi impianku.” Kyuhyun kembali merasa bagai disambar petir. “Hal yang tak akan bisa ku wujudkan, jika aku menikah denganmu.”

Mendengar kata-kata suzy yang terakhir membuat amarah kyuhyun tersulut. Dia sudah tak tahan lagi mendengar penghinaan itu. Dia memang miskin, tapi dia masih punya harga diri.

“Kesalahan terbesarku adalah percaya pada wanita penipu sepertimu. Seharusnya aku sadar dari awal, mana mungkin seorang gelandangan seperti aku mendapatkan cinta dari seorang gadis kaya sepertmu. Pada awalnya aku berfikir kamu akan berbeda dari mereka, ternyata kamu sama saja.” Kata kyuhyun dengan senyum sinis.

Dia sudah terbiasa mendengar kata hinaan pada dirinya dari orang-orang, tapi selama ini dia tidak ambil pusing. Tapi mendengar penghinaan dari gadis yang paling dicintainya benar-benar membuatnya sakit hati.

“Kalian para orang kaya hanya bisa mempermainkan kami. Kalian hanya menganggap kami sebagai mainan yang menjijikkan. Wanita matre dan menjijikkan sepertimu tidak pantas hidup, lebih baik kamu dineraka saja.” Mendengar perkataan kyuhyun tak urung membuat hati suzy terasa semakin perih, namun dia sudah membulatkan tekadnya, dia akan mengahiri semua ini, jadi dia memaksakan senyumnya. “Aku bersumpah aku akan membalas perbuatanmu ini. aku bersumpah aku akn membuat kehidupanmu seratus kali leih menyedihkan dari ini.” kata kyuhyun penuh amarah.

“Baiklah, aku akan menunggu apa yang mampu di lakukan orang miskin sepertimu.” Kata suzy sambil tersenyum lalu meninggalkan kyuhyun.

………………………………………….

Kyuhyun melangkahkan kakinya ke arah rumahnya yang ada di perkampungan kumuh di kota seoul. Dia berjalan sambil menahan amarah dan sakit hati yang baru di dapatnya. Sebelum melangkah masuk, dia memandangi rumahnya yang sudah reot itu. Lama dia berdiri di depan rumah itu sebelum akhirnya dia masuk. Begitu dia masuk, dia langsung berbaring dilantai rumahnya tanpa menggunakan alas, tenaga dan emosinya sudah habis terkuras dia butuh waktu menenagkan diri.

Pikiran namja itu kembali melayang pada bae suzy. Yeoja cantik yang sudah mncuri hati saat pertama bertemu, namun sidikit membuatnya jengkel. Yeoja cantik yang sudah empat tahun ini menjadi kekasihnya. Melayang pada pertemuan mereka yang pertama, saat kyuhyun hampir mematahkan tanganya untuk menyelamatkan yeoja itu empat tahun lalu.

Flasback

“Ini dia tempatnya,” kata kyuhyun setelah memastikan alamat yang ada di tanganya sama dengan alamat pada gedung yang ada di depanya. “Tempat kursus musik rupanya,” lanjut namja itu setelah mengamti papan nama yang ada di depan gedung berlantai empat itu.

Setelah selesai mengamati, dia berebalik kearah sepeda motornya dan mengambil kotak pizza yang hendak diantarnya pada si pemesan. Kyuhyun mendorong pintu kaca gedung itu dan langsung menuju meja resepsionis. Sambil memberikan senyum terbaikanya dia bertanya pada wanita yang ada di balik meja resepsionis itu.

“Saya mau mengantar pizza pesanan, ibu Kim Hye-ra.”

“Oh, miss hyera? Langsung naik saja, ada di lantai dua, dekat tangga, nanti ada ruangan dengan no. 024, langsung masuk saja, orangnya sudah menunggu disitu.” Kata resepsioni itu dengan senyum sopan.

“Ok, terimakasih,” kata kyuhyun sambil mengedipka sebelah matanya yang langsung menimbulkan rona merah di wajah resepsionis itu.

Baru menaiki anak tangga yang ke empat, tiba-tiba ada terdengar suara terkesiap keras dari atas, disusul bunyi keras. Sontak kyuhyun mendongak keatas. Semua terjadi begitu cepat hingga kyuhyun tak melihat apa yang terjadi. Sesuatu terjatuh dari lantai atas,menubruknya dengan keras, membuatnya kehilangan keseimbangan danj jatuh berguling-guling di tangga.

“suzy!”

Kyuhyun mendengar seruan nama itu sebelum ia mendarat di lantai dan kepalanya membentur sesuatu yang keras. Pananganya menggelap sesaat dan seolah kegelapan berputar-putar di balik kelopak matanya. Sesuatu yang berat menindihnya. Ia tak bisa bicara, dan hampir tak bisa bernafas.

“Suzy! Suzy, kau tak apa-apa?”

“tuan! Tuan anda tak apa!”

Kyuhyun mendengar suara-suara cemas itu, tapi dia tak bisa menjawab apa-apa.

Kyuhyun akhirnya membuka matanya, dan menyadari apa yang menindinya dan membuat dadanya terasa berat.

Gadis berwajah chuby dan berambut panjang serta berponi yang menindi kyuhyun itu mengerjap satu kali, lalu mata hitamnya terbelalak kaget. “Oh! Oh, maaf! Maafkan aku.” Gadis itu cepat-cepat berusaha berdiri.

“suzy. Kenapa…? apa yang terjadi? Tanya respsionis wanita yang tadi sambil menarik lengan yeoja itu membantunya berdiri.

Yeojaitu meringis, ketika kaki kananya menapak lantai. “Aduh..aduh..sebentar..”

“kakimu terkilir?” tanya resepsionis itu.

Kyuhyun menatap resepsionis itu tak percaya. Dia tergeletak di lantai tak berdaya  karena di tindih yeoja itu, mereka malah sibuk mengurusi yeoja itu. Kyuhyu berusaha duduk ia mencoba menggerakkan tangan kanannya untuk menopang tubuhnya agar berdiri dan langsung di serang rasa sakit yang luar biasa.

“Sebaiknya kita kerumah sakit, kepalamu terbentur” kata yeoja itu pada kyuhyun.

“Tidak..tidak perlu.” Kata kyuhyun menolak. Dia tak mau dekat-dekat dengan yeoja itu, takut terkena sial lagi.

“Tapi…”

“arrrgg!” belum selesai yeoja itu menyelesaikan kalimatnya, kyuhyun kembali mengerang saat mencoba berdiri dengan memegang tembok yang ada disebelahnya.

“Kita benar-benar perlu kerumah sakit!” kata yeoja itu tegas.

…………………

Suzy menghela nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya dengan pelan. Ia sedang duduk di deretan bangku koridor rumah sakit, menunggu cho kyuhyun yang masih di ruang pemeriksaan dokter. Ajaibnya, suzy tak terluka sama sekali setelah jatuh dari tangga. Hanya ada sedikit memar di pahanya. Pergelangan kakinya juga tadi hanya terkilir ringan, dan sekarang sudah sembuh sama sekali.

Sedangkan namja itu… dia tidak tahu separah apa cedera yang di alami chokyuhyun, tapi melihat bagaimana namja itu memejamkan matanya dan menggertakkan giginya menahan sakit selama perjalanan ke rumah sakit, suzy sudah memepersiapkan diri untuk hal yang terburuk. Tapi dia benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukannya sekarang.

Yeah..tentu saja hal pertama yang harus dilakukan adalah minta maaf. Suzy belum sempat melakukannya tadi. Setelah itu? Setelah minta maaf apa lagi yang harus dilakukannya apabila  dia benar-benar mematahkan tangan namja itu? Membayar biaya perawatannya?

Tapi bagaiman jika cederanya benar-benar parah hingga ia tak bisa pulih lagi?

Pertanyaan itu tiba-tiba menyelinap dalam pikiran suzy. Dia pun semakin takut. Ya Tuhan, semoga hal itu tak terjadi.

Suzy kembali menarik nafas dalam-dalan, dan bau rumah sakit yang di bencinya membuat dadanya terasa berat dan sesak. Dia menangkap suara-suara disekitarnya. Suara dokter yang sedang membahas asien tertentu dengan kata-kata yang tak di mengerti orang awam, suara pengerasa suara. Bunyi kursi roda dan ranjang dorong di sekitar koridor, bunyi lift berdenting. Ia ingin segera keluar dari sini. Ia ingin…

Tiba-tiba pintu di sampingnya terbuka. Suzy melihat kyuhyun keluar dari ruang pemeriksaan bersama seorang dokter tua. Sepertinya sang dokter mengatakan sesuatu dan kyuhyun mendengarkan samil mengangguk muram. Mata suzy beralih pada tangan namja itu. Tangan kanannya di bebat dan tergantung kaku di depan dadanya.

Ja..jadi tanganya benar-benar patah?

Setelah selesai berbicar dengan dokter, suzy mendekati kyuhyun. Saat itu juga mata kyuhun menatap suzy, suzy merasa jantungnya berhenti dan nafasnya tercekat. Mata hitam yang menatapnya itu dingin, mebuat suzy yakin jika namjaitu tak suka melihat kehadirannya. Tatapan itu membuat suzy berharap bumi menelannya saat itu juga. Seandainya tatapan bisa membunuh, suzy pasti sudah terkapar tak bernyawa.

“Mengapa kamu masih disini?” tanya kyuhyun dengan sinis.

“Maaf, aku tak sengaja mencelakaimu,” hanya itu yang mampu dikatakan suzy.

Kyuhyun tak berkata apa-apa, dia menatap suzy sebentar sebelum akhirnya melangkah meninggalkan suzy.

Suzy menatap punggung kyuhyun yang berjalan pergi menyusuri koridor dengan perasaan campur aduk. Bingung. Cemas. Takut.

Setelah berfikir sebentar akhirnya dia mengikuti namja itu.

Setelah pintu lift terbuka, mereka langsung masuk. Suzy langsung berdiri menempel disudut. Kyuhyun tak berbicara sepetah katapun padanya dan dia hanya memandangi punggung namja itu. Setelah menimbang-nimbang sebentar, suzy mengumpulkan semua keberaniannya untuk bertanya.

“Ja..jadi apa kata dokter?” tanyanya antara ragu dan takut. Kyuhyun hanya meliriknya sekilas dan kembali menatap ke depan.

“Aku tak boleh menggerakkan tanganku. Dan tanganku akan tetap di bebat seperti ini selama dua bulan. Setelah itu baru kita tahu apakah ada kerusakan permanen, dan apakah bisa menggerakkan tanganku sperti dahulu.”

“Du..dua bulan?” tanya suzy kaget. “Lalu, kamu tak bisa bekerja….”

“hmm”

“Aku tak boleh melakukan apapun dengan tangan kananku,”

Tepat setelah kyuhyun mengatakan itu, pintu lift terbuka. Kyuhyun langsung melangkah keluar, namun suzy masih berdiri mematung sebelum akhirnya menyusul kyuhun.

“aku akan mengantarmu pulang.” Kata suzy menyusul kyuhun

“Tidak perlu. Aku bisa pulang naik bis.”

“Aku sudah mematahkan tanganmu, jadi aku harus bertanggung jawab paling tidak mengantarmu pulang.”

Kyuhyun masih menolak, namun dengan sedikit paksaan dari suzy namja itu akhirnya mau juga diantar pulang. Yeah, meskipun suzy menyeret paksa kyuhyun.

……………………..

kyuhyun berjalan menyusuri trotoar, kembali kerumahnya sambil menenteng sekantong plastik dengan perasaan lega. Pagi ini dia hampir gila krena tak bisa membuat sarapannya seperti biasa. Sementara sejak semalam dia tak makan karena tangan kanannya tak bisa digunakan. Ia baru sadar banyakhal tak bisa dilakukannya jika hanya dengan satu tangan termasuk menuangkan air panas. Satu-satunya yang berhasil dilakukannya denga satu tangan adalah membuat rumahnya berantakan.

Semua gara-gara yeoja itu

Kyuhyun mengumpat dalam hati. Tidak, ia tak akan memikirkan yeoja itu. Tidak sekarang. Sekarang ia hanya ingin memakan sarapannya, walaupun hayan ramen yang mampu dibelinya tidak sebanding jika dia memasak sendiri. Tapi haya ini yang bisa di dapatnya, karena dia harus menghemat agar bisa bertahan hidup. Dan ia harus puas dengan itu. Ia taidak perlu…

Kyuhyun menghentikan pikirannya seiring langkah kakinya yang berhenti tepat dua  meter dari rumahnya. Dia tersentak melihat yeoja itu berdiri di depan pintu rumahya.

Yeoja itu.

Mimpi buruknya.

Dan suasana hati kyuhyun kembali memburuk.

Yeoja itu berduru membelakangi kyuhyun, menghadap ke pintu rumah kyuhyun dan mengetuk pintu berulang-ulang. Setelah menunggu beberapa detik dan tak mendapt jawaban, ia menghela nafas panjang. Tentu saja, dia belum sadar kyuhyun  tidak ada di rumah, karena sebenarnya kyuhyun sedang berdiri di belakangnya.

Kyuhyun mengerutkan kening menatap yeoja itu  ada di depan rumahnya pagi-pagi. Kenapa yeoja itu muncul lagi? Bukankah dia sudah melarangnya kemarin?

Yeoja itu masih berdiri menatap pintu rumah kyuhyun. Sebelah tanganya terangkat hendak mengetuk pintu lagi, namun tidak jadi. Tangannya di turunkan kembali. Ia mendesah pelan, lalu berbalik. Dan langsung terkejut melihat kyuhun.

Mata gadis itu melebar kaget dan berdiri mematung di depan kyuhyun. Kyuhyun tak berkata apa-apa, dia hanya menatap tajam pada yeoja yang menghancurkan dunianya dan membuatnya cacat dalam sekejap.

Yeoja itu mencoba membuka mulut, namun kyuhyun lebih cepat, “sedang apa kau disini?” tanyanya tajam.

“aku datang untuk meminta maaf.” Kata suzy cepat, lalu menelan ludah dan menatap kyuhyun sambil menggigit bibirnya.

Kyuhyun menyipitkan matanya. Ekspresinya belum berubah.

“Aku belum sempat meminta aaf kemarin. Jadi hari ini aku datang untuk minta maaf. Aku menyesal, sungguh. Aku tak sengaja.”

Kyuhyun tak berkata apa-apa selama sepuluh detik penuh, “Baiklah. Kau sudah mengatakannya. Sekarang pergilah.” Katanya dan berjalan melewati suzy ke arah pintu rumahnya.

“aku ingin membantu,” kata suzy tiba-tiba.

Kyuhyun menoleh menatapnya, dengan alis berkerut, “Apa?”

Suzy tetap berdiri di tempatnya dan menatap kyuhyun lurus-lurus, “Aku ingin membantu,” ulangnya. “bagaimana pun aku yang membuatmu jadi begini..”

“Dan bagaimana kau berencana membantuku?” tanya kyuhun datar, tak berniat menerima bantuan dari suzy.

Suzy terliahat ragu sebentar sebelum berkata, “aku bisa jadi tangan kananmu.”

“Kau bisa mengantar pizza?..kau bisa mengangkat galon?”

“Eh..tidak.”

“Kalau begitu kau tak ada gunanya menjadi tangan kananku,” kata kyuhyun. Dia paling malas berhadapan dengan gadis kaya yang manja. Dia kemudian berbalik kepintu. Dan tertegun. Matanya menatap knop pintu, lalu menatap tangan kananya yang terbebat lalu ke tangan kirinya yang memegang sarapan paginya.

Oh, sialan! Umpat kyuhyun dalam hati.

“Kau mau aku memegang knop pintumu sematra kamu mencari kunci?”

Kyuhyun menoleh kearah suzy dengan tatapan dongkol, namun tak menemukan ekspresi mengejek pada wajah yeoja itu. Yeoja itu hanya menatapnya ragu.

Tanpa menunggu jawaban, suzy meraih makanan kyuhyun. Dan mau tak mau terpaksa kyuhyun membiarkan suzy melakukannya. Sementara kyuhyun merogoh saku celananya, suzy melanjutkan, “aku bisa menyiram tanamanmu jika kau punya tanaman.”

Kyuhyun mulai memasukan kunci kedalam lubang kunci.

“Aku bisa memberi makan anjingmu…atau kucingmu..jika kamu punya anjing atau kucing.”

“Aku bahkan tak keberatan disuruh bersih-bersih.”

Kyuhyunmenatap pada suzy yang balas menatapnya dengan penuh harap. Kyuhyun bertanya-tanya dalam hati, siapa nama gadis ini? sepertinya kemarin dia mendengar seseorang memanggil nama yeoja ini. Entahlah, ia tak mau tau dan tidak peduli.

“Jadi,” kata suzy lagi ketika kyuhun hanya diam, “Bagaiman menurutmu?”

Kyuhyun menarik nafas dan menghembuskannya dengan kesal. Ia mendorong pintu dan masuk kedalam.

“Terserah kamu saja, asal kamu tidak menyesalinya nanti.” Katanya yang di sambut senyum ceria oleh suzy dan langsung mengikuti kyuhyun masuk.

Sejak saat itu hampi setiap hari suzy datang kerumah kyuhun. Dia membersihkan rumah kyuhun, memasak bahkan mencuci pakaian kyuhyun. Sejak sat itu pula kyuhyun mulai mengubah pandangannya pada suzy.

Flasback End

Awal bertemu kyuhyun berfikir suzy adalah seorang gadis cantik dari keluarga kaya yang manja dan sombong. Namun seiring berjalannya waktu dia mulai terhipnotis dan kecanduan gadis itu.

Dia sempat ragu akan perasaannya pada suzy. Dia takut suzy akan menolaknya karena perbedaan mereka, namun dia cukup lega karena ternyata suzy memiliki perasaan yang sama dan mau menerimanya apa adanya. Meskipun kedua orang tua suzy menolak hubungan mereka namu itu tak membuat yeoja itu goyah dan memutuskan kyuhyun. Bahkan sepertinya cinta suzy semakin besar pada kyuhyun.

Namun sekarang semua berubah. Hati yeoja itu suda berubah, ternyata yeoja itu tak mampu juga harus hidup tanpa uang.

Kyuhun bangkit berdiri, dia masuk kekamarnya dan memasukkan semua barang-barang kenangannya dengan suzy kedalam karung. Foto, bantal, baju, boneka, buku, kaca mata, sarung tanga dan burung kertas yang tergeletak di meja. Dia berhenti sebentar menatap burung kertas buatannya itu sebelum memasukkannya kekarung.

Itu adalah burung kertas ke seribu satu yang akan dia berikan pada suzy. Yeoja itu memang sangat menyukai burung kertas, sehingga dia membuatnya dan menyelipkan permohonan pada setiap burung kertas itu. Dan dia sudah memberikan seribu burung kertas.

Amarah kyuhyun kembali terbakar, dia meremas burung kertas itu  dan membuang sembarang kedalam karung. Setelah selesai membereskan barang-barang kenagan mereka, dia menyeret karung itu ketempat pembaaran sampah dan membakar semuanya.

Dalam hati ia bertekad akan menjadi pria sukses dan kaya raya. Setelah itu dia akan membalas penghinaan suzy dan membuat yeoja itu merasakan apa yang dia rasakan. Dia akan menunjukkan pada yeoja itu kalu dia juga bisa sukses dan kaya. Dia akan membuat suzy menyesal telah mencampakkannya.

………………………….

Sejak saat itu , kyuhyun bekerja sangat keras. Dia bekerja sebagai pengantar pizza, mengantar susu, mengantar galon, mengantar koran. Dia berusaha berhemat dan menabung. Setelah punya sedikit tabungan dia membuka kios kecil yang menjual koran dan majalah. Setelah buka kios dia diangkat jadi agen sebuah majalah. Karena kyuhyun adalah orang yang sangat rajin dan pekerja keras tak lama kemudian dia diangkat jadi karyawan tetap sebagai marketing lalu menjadi manager pemasaran.

Setelah memiliki uang dia, dia membeli saham di perusahaanya hingga dia memiliki saham yang cukup besar. Tak hanya berhenti di satu perusahaan, kyuhyun juga menanam uangnya di beberapa perusahaan, hingga sekarang dia menjadi seorang miliader muda yang sangat sukses.

Dengan ambisi yang sangat besar dan juga kerja keras dan kemauan yang sangat tinggi, hanya dalam waktu lima tahun dia sudah mencapai kesuksesannya. Dia menjadi contoh kesuksesan di korean. Nama dan jalan hidupnya menjadi orang sukses sering di angkat dalam surat kabar atau televisi. Di usia yang masih muda dia memilik semuanya, rumah mewah, mobil mewah, perusahaan, uang melimpah dan juga maratabat. Namu demikian kyuhyun juga sering merasa kesepian dan terkadang masih merindukan suzy. Namun setiap dia teringa suzy, emosinya juga meningkat dan itu memotivasi dia harus lebih dan lebih sukses lagi. Membuatnya mejadi ambisius.

Beberapa hari yang lalu kyuhyun baru membeli mobil sport yang baru, dan karena masih sangat sibuk dia belum sempat mencobanya. Namu hari ini memiliki wakti luang, dan dia ingin mencoba mobil barunya itu mengelilingi kota seoul.

Setelah berputar-putar, kyuhyun tanpa sadar mengemudikan mobilnya ke daerah pinggiran kota seoul. Dia mengamtati sekeliling yang terlihat sepi.

“sepertinya di daerah ini akan hujan deras, hm dan sekarang masih gerimi,” kata kyuhun pada dirinya sendiri.

Kyuhyun baru akan memutar balik mobilnya ketika tanpa sengaja matanya menatap sosok sepasang orang tua yang bejalan didepannya pelan sambil bergandengan tangan dengan payung yang tak mampu melindungi mereka diri grimis. Dia memicingkan matanya menatap pasangan itu karena merasa tidak asing dengan mereka.  Dia agak kaget mengetahui siapa mereka.

Bukankah itu orang tua suzy? Sedang apa mereka disini, rumah mereka kan jauh dari sini? Banyak pertanyaan muncul dalam kepala kyuhyun.

Kemudian kyuhyun tersenyum sinis melihat kedua orang tua itu.

“Lihat mereka sekarang. Mereka bahkan terlihat lebih kumuh dari aku dulu,” guman kyuhyun.

Ada perasaan ingin pamer pada diri kyuhyun kedua orangtua itu. Dia ingin menunjukkan dirinya yang sekarang pada kedua orang tua itu. Pria yang mereka dulu sering hina dan juga yang di tinggalkan putri mereka demi pria kaya. Dia ingin lihat siapa yang lebih baik.

Namun, dalam hati kecilnya dia enggan melakukan itu. Entah kenapa tiba-tiba dia justru merasa kasihan pada kedua orang tua itu, berjalan kaki berdua di tengah gerimis begini. Kyuhyun hendak menepikan mobilnya dan menawari mereka tumpangan, namun diurungkannya begitu melihat kedua orang tua suzy masuk ke area pemakaman umum. Karena merasa penasaran dia menepikan mobilnya dan mengikuti kedua orangtua itu dari belakang dengan diam.

Setelah berjalan sekitar lima belas menit lebih akhirnya kedua orang tua itu berhenti de sebuah makam. Karena jarak yang cukup jauh kyuhyun tak bisa meliha itu makam siapa, namu melihat burung kertas  ada di dalam toples dan di letakkan di makam itu tak urung membuat kyuhyun mersa semakin penasaran. Tiba-tiba ada perasaan tidak enak dalam hatinya.

Dengan tekad bulat dia mendekati makam itu. Dia tertegun.

Dunianya serasa jungkir balik.

Dadanya terasa menyempit dan sulit bernafas. Tenggorokannya tercekat dan ribuan jarum tiba-tiba menusuk jantungnya.

Di makam itu dia melihat foto suzy yang tersenyum ceria. Lalu di bawah foto itu ada tulisan

R.I.P

Bae Soo Ji.

Dan di samping makam itu ada burung kertas yang dimasukkan kedalam toples. Itu adalah seribu burung kertas yang dulu dia berikan pada suzy. Dan di dalamya terdapat doa dan harapannya untuk suzy.

“Apa sebenarnya yang terjadi,” kata kyuhyun memecahakan keheningan sore itu. Kedu orang tua itu kaget menoleh kearah kyuhyun.

………………..

Hujan turun makin deras. Kedua orang tua suzy juga suda pulang, namu hal itu tak bisa membuat namja itu beranjak untuk meninggalkan makam itu, meskipun hari semakin gelap. Masih sajaia  duduk sambil memeluk nisan itu dan terus saja menagis. Kata-kata kedua orang tua suzy kembali tengiang-ngiang di kepalanya.

“Suzy tidak pernah pergi ke Paris, apalagi menikah. Dia pergi kesurga. Ini adalah tepat tahu ketiga ke periannya.”

“suzy ingin kamu menjadi orang. Mempunyai keluarga harmonis dan hidup dengan baik. Maka dengan terpaksa, suzy berbuat begitu padamu dulu. Dia bilang dia sangat mengert kamu dan yakin kalau kamu akan berhasil.”

“selama dua tahun  dia menghabisakan hidupnya dengan melakukan pengobatanya yang membuat hidupnya tampak menyadihkan.Dia tak mau kamu malihat dia  dalam keadaan menyedihkan dan mengahbiskan waktum yang berharga hanya untuk mengurusinya. Dan selama pengobatnnya dia selalu membaca burung kertas yang kamu buatkan untuknya”

“Suzy juga bilang, kalu suatu hari dia kamu akan datang ke makamnya dan dia berharap kamu membawakannya beberpa burung kertas buatnya lagi.”

“Dan ini, suzy menitipka surat untukmu jika kami bertemu denganmu.”

Kyuhyun kembali terperosot kemakam suzy. Berlutut di depan makam suzy dan menagis begitu pilunya.

Setelah puas menangis dan merasa agak sedikit tenang, kyuhyun mulai beridiri dan melangkan meninggalkan area pemakaman itu dengan enggan dan penyesalan yang sangat besar.

Ia telah berprasangka buruk pada suzy. Ia pun mulai bisa merasakan betapa teriris-irisnya hati suzy ketika ia mencemooh dan mengati suzy sebagi wanita matre, tak berperasaan, kejam dan masih banyak lagi. Sekarang ia bisa merasakan betapa suzy kespian seorang diri dalam kesakitannya hingga mau menjemputnya. Betapa suzy mengharapkannya disaat-saat penderitaan itu.

Tapi ia malah memilih sebagai seorang matre dan tak berperasaan. Suzy sudah berkorban untuknya agar dia tidak jatuh dalam keputus asaan dan kehancuran.

Setelah sampai di dalam mobil, kyuhyun masih enggan untuk menyalakan mobilnya dan meninggalkan tenpat itu. Hatinya masih terasa sakit, pikirannya kosong melayang pada saat-saat kebersamaan mereka dan pada saat-saat dia sangat membenci suzy pada hal yeoja itu sedang berjuang keras melawan maut.

Tiba-tiba dia teringat pada surat yang dititipkan kedua orangtua suzy padanya sebelum kedua orang tua itu pulang. Dia merogoh kantongnya dan mengelurkan surat yang agak lembab itu dan mulai membacanya.

Kyuhyun oppa, miahae. Aku terpaksa berbohong padamu oppa. Aku tidak pergi keparis untuk menikah, tapi aku terkena kangker otak stadium akhir.

kamu ingat pertemuan kita pertama waktu aku terjatuh di tangga dan menindihmu? Saat itu aku mulai merasa sangat pusing hingga takmelihat jalan dan terjatuh. Dulu aku pikir aku hanya kecepkan dan tak terlalu memikirkannya. Namun, sejak saat itu aku mulai sering merasakan pusing yang amat sangat. Setelah meyakinkan diri aku periksa kedokter, namun semua sudah terlambat.

Saat aku tau, aku tak mungkin mengatakannya padamu oppa, krena jika aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan yang sentimentil yang penuh keputus asaan yang akan membwamu hidup dalam kehancuran. Kamu akan menghabiskan waktumu merwatku dan melupakan masa depanmu. Dan pada akhirnya aku akan meninggal dan kamu akan terpuruk dan akan sulit untuk bangkit lagi. Karena aku tau semua tabiatmu oppa. Aku sangat mengenalmu. Karena itulah aku melakukan semua itu.

Aku tau suatu hari nanti kamu akan menjadi orang penting dan sangat sukses.

Dan terakhir aku mau katakan.

Oppa saranghae.

 

Bae suzy.

Tangis kyuhyun kembali pecah lagi, beradu dengan hujan yang semakin deras.

‘cinta bukanlah tentang pelukan atau ciuman. Cinta juga bukanlah tentang kebersamaan. Bukan juga sekedar berbagi kebahagiaan. Tapi cinta itu penorbanan untuk yang kita cintai.’

END

Woah, akhirnya ada juga ff yang berhasil aku selesaikan, setelah beberapa hari ini aku sibuk menuli tapi selalu berhenti di pertengahan karena tak bisa melanjutkan.

Mudah-mudahan tak terlalu mengecewakan, walaupun agak gak jelas gitu.

Dan sekali lagi maaf jika banya kesalahan penulisan dan alur yang tak jelas, maklum saya orang yang ceroboh dan sebrono. An trimaksih buat yang sudah mau mampir dan meluangkan waktu membacanya.

Advertisements

30 thoughts on “1000 BURUNG KERTAS

  1. Aku tertipu. Sempat mikir kok suzy karakternya jadi cewek yg gak berperasaan. Tapi semuanya salah. Ternyata dia rela melakukan itu demi kyuhyun oppa.
    Cediiiiiiiiiiiiiiiihhhhhh…
    Knapa sad end terus???? 😦

  2. Kyaaaaaaaa salut deh sama ffbya thor daebak keren tpi ga tega sama Kyu ditinggal Suzy yg trnyata sudah brada disurga. Next ff dtggu ya thor 🙂

  3. keren dan bagus min, walau akhrnya sad ending. ceritanya gk bsa di tebak di kirain suzy tega sama kyu tp ternyata salah. feel sadnya terasa bgt.T_T.
    😀

  4. Huaa sedih banget min
    Kirain suzy tega ninggalin kyu demi harta, tp suzy ternyata sakit yaa ?
    Feel nya bener2 dapat 🙂

  5. argg author daebak banget bikin prang nangis bombay
    sempet ketipu sama karakter suzy, knpa jadi tega gitu sama kyu 😥
    tapi itu ia lakukan malah buat kyu ,….. thor jangan sedih mulu dong!

  6. Nangis bgt pas bacanya. Sumpah ni ff bener2 bikin hati ini pilu bgt. Cb d bwt chapter aj thor. Psti lebih seru. Hahahaha pkoknya gomawo thor udh bkin nngis

  7. Sedih critax thor, suzy btul jga, klu misalx dia ndak bohongin kyuhyun, mungkin kyuhyunx hidupx masih merarat dan tambah terpuruk stelah kematian suzy.

    Salam kenal thor, saya reader baru

  8. Duh KyuZy TT-TT author ff ini bagus kok, cuma bahasanya ada yg ga baku dan mungkin alurnya kecepetan, kalo misalnya gitu coba dipanjangin aja, walalupun ini oneshot ^^

  9. aq prnh bca ff kya gni tp aq gk inget cast’a syp tp aq salut sma suzy dy gk egois dy pngn orng yg dy cnta sukses dan bhgia wlau bkn sma dy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s