IT’S OKAY, BECAUSE I LOVE YOU part 3

Image

Author             : Dordor

Main Cast        : Bae Suzy Miss a

Cho Kyuhyun SUJU

Kang Jiyoung KARA

And other

Genre              : Sad, Romance, Family

PART  3

AUTHOR POV

” Mianhae, aku tak bisa menerimamu. Aku tak tertarik padamu.” Suzy menatap iba  pada gadis yang entah sudah yang keberapa ditolaknya. Ditolak namja bernama Cho Kyuhyun itu. Suzy hanya menatap mereka diam-diam dari balik dinding. Entah dia harus bahagia atau tidak mengetahui kenyataan itu. Ia menolak gadis, itu berarti aku punya kesempatan pikirnya. Tapi, gadis yang ia tolak  itu adalah Im Yoona kakak kelas Suzy. Gadis  terncatik di angkatan yang sama dengan namja itu di kelas duabelas. Namja itu juga menjadi namja tertampan di angkatannya, itu artinya Suzy pasti lebih tak mungkin untuk diterimanya. Ia mendesah pelan, lalu segera berbalik dan beranjak pergi melanjutkan tujuannya untuk mencari sahabatnya Kang Jiyoung.

“auuwww…” ucapnya Suzy sambil mengelus jidatnya yang terbentur bahu seseorang. Karena sibuk memikirkan cho kyuhyun  sampai dia tidak memperhatikan jalan hingga menabrak sesorang yang ada  didepannya. Siswa tersebut yang ditabraknya menoleh kebelakang dan langsung berjongkok didepannya sambil mengulurkan tangannya.

“Gwenchana?” tanyanya. Suzy mengangkat wajahnya, ia terdiam beberapa detik dan menganggukkan kepalanya sambil menerima uluran tangan siswa tersebut.

“go..gomawo sunbae” ucap suzy. Siswa itu mengangguk dan segera pergi meninggalkan suzy yang memandanginya dari belakang. Dia memperhatikan punggung pria itu tanpa berkedip dengan tatapan tak percaya. Dia bebicara dengan seorang Cho Kyuhyun dan bahkan memegang tangannya! Tunggu, Kanpan dia ada disini? Bukankah tadi dia ada di taman belakang sekolah bersam Im yoona? “Ah aku tak peduli”, batin suzy.

“aih, kenapa aku diam disini, aku harus menemukan jiyoung” ucap suzy segera setelah tersadar dari keterkejutannya dan mulai menyadari tatapan tidak bersahabat yang diberikan para yoja disekitanya terhadapnya, lalu bergegas mencari keberadaan jiyoung lagi.

________

“YAK! Jiyoung-ah!!” teriak suzy begitu melihat sahabatnya itu berjalan hendak menuju kelas mereka. Mendengar namanya di panggil jiyoung langsung menoleh kesumber suara.

“Suzy-ah jangan berteriak-teriak seperti itu, memalukan tau.”

“Kamu dari mana aja? Aku mencarimu keliling sekolah.”

“Jinja? Ada apa kau mencariku?”

“Eis, kau kan sudah janji mau meminjamkanku PR fisika. Jangan bilang kamu lupa setelah kamu menguras kantongku untuk mentraktirmu?”

“Hehe, aku hanya sedikit lupa.” Jiyoung hanya cengengesan.

“Dasar” dengus suzy. “Ngomong-ngomong kamu dari mana aja?”  tanya suzy sambil berjalan menuju bangkunya dan langsung duduk yang diikuti jiyoung yang memang tempat duduknya di sebelah suzy.

“Ah tadi aku menemui Lee Joon oppa. Dia memintaku menemaninya keperpustakaan untuk membatu mecarikan buku untuk tugas sejarahnya.” Sahut Jiyoung tanpa merasa bersalah dan tak menyadari tatapan membunuh suzy.

Pletakk!!

“Yak, kenapa kamu memukul kepalaku dengan penggaris?”

“Kamu melupakan janji untuk membatu seorang sahabatmu yang sudah lebih dari sepuluh tahun hanya utuk membatu pria yang baru kamu kenal empat bulan? Ckckck Apa kamu masih layak di sebut sahabat?”

“Kamu kan tau sendiri suzy-ah kalau aku paling tidak bisa menolak joon oppa” suhut jiyoun dengan suara manjanya dan sedikit aegyonya untuk merayu sahabatnya itu. Suzy tidak boleh marah padanya, kalu dia masih menginginkan  tumpangan dan makan gratis.

“Jangan pasang tampang menjijikkan itu. Joo oppa? Bukankah kita satu angkatan?”

“Dia yang memintaku untuk memanggilya seperti itu,” senyum manis menghiasi wajah jiyoung. Suzy hanya geleng-geleng melihat tingkah sahabatnya yang sedang kasmaran itu. “Kau juga akan begitu jika berhadapan dengan kyuhyun sunbae kan?” mendengar nama namja itu disebut, pipi suzy langsung terasa panas.

“Omo kenapa wajahmu merah begitu pas aku menyebut nama kyuhyun sunbae?” jiyoung langsung tersenyum puas ketika ada kesempatan menggoda sahabatnya itu.  “Apa terjadi sesuatu diantara kalian?” Suzy membulatkan bola matanya menatap jiyoung.

“An..ani ti..tidak terjadi sesuatu,” jawab suzy kelabakan. Kenapa aku jadi gugup  begini, batinya.

“Jinja? Ayolah ceritakan padaku?” bujuk Jiyoung dengan menunjukan aegyonya lagi, meskipun menurut suzy menjijikkan namun jiyoung tak peduli, toh selalu sukses untuk suzy.

“Tadi aku tak sengaja menbraknya, lalu dia menanykan apa aku tidak apa-apa trus dia membantuku berdiri dengan menarik tanganku.” Jawab suzy dengan malu-malu.

“Hanya itu?” tanya jiyong dengan sedikit kecewa. Yang dibalas dengan anggukan lemah dari suzy. “Apa kamu tak mengjaknya berkenalan dan bertukar nomer ponsel?”

Suzy kembali menggeleng, “aku tak punya keberanian melakukan itu jiyoung-ah, aku takut ditolak. Kau kan tau sendiri, dia sudah bayak menolak yoja. Lagisn setiap bertemu dia aku selalu menjadi kaku” jawab suzy dengan suara lemah.

“Aigo, kenapa aku bisa punya sahabat pabo sepertimu. Kamu kan hanya perlu berkenalan, dia pasti tidak akan menolakmu. Siapa yang akan menolak seorang Bae suzy? Cantik, pintar dan dari keluarga caebol.”

“Tadi aku melihat dia menolak Im Yoona Sunbae. Im Yoona yang  wanita paling cantik disekolah ini aja ditolak apalagi aku?” kata suzy dengan nada lemah.

“Apa kamu tak punya kaca? Masa di rumah istanamu itu tak ada kaca, atau kau mau mampir kerumahku untuk bercermin karena meskipun rumahku reot tapi aku aku punya beberap cermin yang bagus.” Suzy hanya memandang bingung sahabatnya, apa hubungannya dengan cermin. “Sebenarnya aku tak suka mengatakannya, tapi menurutku kau jau lebih cantik dari Im yoona.”

Suzy tersenyum melihat sahabatnya itu dan langsung memeluknya sangat erat. “Gomawo jiyounh-ah. Kamu memang punya selera bagus dalam menilai seseorang.”

“Yak lepaskan! Kamu membuatku malu, dan aku tak mau joon oppa mengira aku punya penyimpangan,” suzy tak peduli dia malah mempererat peluknnya meskipun sebenarnya lebih tepatnya mencekek jiyoung. “ Dan kau harus membiarkan aku makan dirumahmu karena aku sudah memujimu.” Suzy langsung melepaskan pelukannya dan memandang jiyong dengan tatapan sinis.

“Aku curiga, kamu setia bersahabat denganku karena kamu ingin tumpangan dan makan gratis setiap hari?” jiyoung mengagguk semangat.

“Itu memang tujuan utamaku.” Suzy hanya mendengus kesal pada sahabatnya itu dan tidak membalas jiyoung lagi karena seonsaengnim sudah datang, karena keasikan mereka sampai tak mendengar bunyi bel.

……………………

Suzy baru akan masuk kedalam mobilnya bersama jiyoung saat menyadari posenyalnya tak ada dikantong seragamnya. Dia juga mencari benda kesyangannya itu di tasnya namun tak menemukannya juga.

“Kenapa suzy-ah?” tanya jiyong yang bingung melihat tingkah aneh suzy.

“Sepertinya ponselku tertingal disuatu tempat,” sahut suzy sambil mengingat tempat terkahir dia melihat poselnya flipnya itu dan langsung menepuk kepalanya mengingat kecerobohannya. Dia ingat terakhir kali dia memegang ponselnya sebelum latihan diruang musik dan meletakkannya begitu aja di atas soud diruangan itu. Tadi memang dia sempat menelepon ayahnya sebelum latihan ngeban bersama jiyoung dan yang lainnya.

Saat mau kembali ke ruang musik tak sengaja suzy mendnegar suara denting piano yang berasal dari ruangan itu. Ia pun berjalan perlahan-lahan dan mengintip dari balik pintu ruang musik yang terbuka sedikit.

“Dia lagi…” ucap suzy senang saat melihat ternyata cho kyuhyun yang sedang bermain piano.

“aiggoo… saat sedang diam dan fokus memainkan piano begitu dia  terlihat keren sekali” ucap suzy tersipu-sipu. Merasa ada yang memperhatikan tiba-tiba, kyuhyun menghentikan permainan pianonya dan langsung memalingkan wajahnya ke arah pintu.

“siapa disana?” ucapnya. Suzy langsung menutup kedua mulutnya agar kyuhun tak curiga.

“gimana ini?” ucapnya kelabakan. Tiba-tiba, pintu ruang musik terbuka lebar karena kyuhyun yang membukanya.

“an…annyeong sunbae” sapa suzy.

“kaukan yang menabrakku tadi saat jam istirahat.. apa yang kau lakukan?” tanya kyuhyn

“aku? Aku  mau mencari poselku, sepertinya tadi pertinggal disi saat aku latiha bersama teman-temanku, lalu tak sengaja mendengar suara-suara piano dan sedikit melihatnya” jawab suzy.

“lalu kenap kamu sembunyi-sembunyi?” tanya suzy.

“mwo? An…” suzy bingung mau memberi alasan. “Aku takut menggangu konsentrasi sunbae jika aku masuk” itu alasan yang berhasil ditemukan suzy.

“kamu  lebih merusak konsntrasiku kalau sembunyi-sembunyi begitu. Kamu bisa duduk disitu jika ingin melihatku bermain piano” ucap kyuhyun sambil menunjuk sofa usang yang ada disudut ruangan.

“bolehkah?” tanya suzy semangat sambil berusaha keras menahan diri agar tak meloncat-loncat sambil berteriak yamg merupakan kebiasaanya saat mersa senang. Kyuhyun menganggukan kepalanya sebagai jawaban dan langsung meninggalkan suzy kembali kebalik piano. Tanpa di perintah lagi suzy melangkahkan kakinya ketempat yang ditunjuk kyuhyun dan melupakan tujuan awal dia datang ketempat itu.

suzy memanadang kyuhyun bingung karena tiba-tiba menghentikan permainan pianonya padahal dia baru saja mulai dan semakin bingung ketika namja itu berjalan kearah sound yang ada dibelakangnya dan mengambil ponsel flip warna pink dari atas soun ini lalu berbalik kearah suzy,

“Apa ini ponselmu?” tanya kyunyun yang membuat suzy tersadar akan tujuannya, “dari tadi berbunyi terus dan mengagnggu kosentrasiku.”

Suzy langsung berlari kearah kyuhyun dan meraih ponselnya yang berbunyi semakinkeras dan melihat nama jiyoung disana dan langsung mengangkatnya,

“halo jiyong-ah…” Suzy langsung menjauhkan ponselnya dari telinganya.

“YAK, BAE SUZY KAMU SUDAH MENEMUKAN POSELMU TAPI KENAPA KAMU BELUM KEMBALI JUGA. AKU SUDAH LUMUTAN MENUNGGUMU…”

“kamu gak bisa tidak berteriak-teriak. Kalau kamu bosan menungguku kamu langsung pulang aja bersama kim ajushi nanti aku bisa pulang naik taksi aja.”

“kenapa kamu tidak bilang dari tadi, kan aku tak perlu menunggumu seperti orang bodoh yang menahan lapar. Apa sih yang kamu lakukan sampai melupakanku?”

Suzy melirik kyun yang mengawasiya dari tadi sambil melipat tangannya di dada, “Nanti saja aku ceritakan, sana kamu pulang saja duluan.” Suzy langsung mematikan ponselnya tanpa menunggu jawaban dari jiyoung.

“mianhe sunbae, kamu bisa melanjutkan permainanmu lagi”

Kyuhyun mengamati suzy beberapa detik lalung menghembuskan nafasnya sebelum akhirnya mengeluarkan suaranya, “kamu mengganggu konsentrasiku hari sebanyak dua kali membuat aku kehilangan mood untuk melanjutkannya..” suzy menelan ludahnya melihat tatapan kyuhun yang tajam dan suzy masih sempat berfikir itu sangat seksi. “..dan kamu harus membayarnya.”

“membayar?” tanya suzy takut-takut dan agak bingung.

“ne, kamu harus membayarnya dengan menamaniku hari ini jalan-jalan, bagai mana?” suzy melongo, dan langsung memegang dadanya yang detak hebat takut nanti bisa meloncat keluar. “cho kyunyun mengajakku kencan?” batin suzy. Dan kyuhun hanya tekekeh melihat tampang yoja didepannya dan melihat wajah suzy dia tak perlu jawaban dari suzy, karena diwajah suzy sudah tergambar jelas jawabannya.

……………………………………

“…tadi kyuhyun oppa benar-benar sangat keren saat dia mencoba beberapa pakain yang ingin dibelinya, dia bertanya pendapatku tentang mana yang paling bagus dan aku bingung harus menjawab apa karena semua pakaian yang dicobanya terlihat sangat bagus jika dipakainya…” kata suzy antusias pada jiyoung yang berbaring di samping suzy. Jiyoung memang sering menginap dirumah suzy saat orangtuanya pergi keluar kota atau keluar negri dan orang tua suzy sejak seminggu yang lalu sedang melakukan bulan madu kedua keliling Eropa selama satu bulan, alhasih jiyoung sudah menginap dirumah suzy selama seminggu ini.

“…tapi dia memaksaku memilih. Ah kalau kamu diposisiku pun pati kamu seprtiku…yak, kang jiyoung kenapa kamu tertidur, aku kan belum selesai bercerita! Kamu belum tau kelanjutannya” rengek suzy sambil menggocang-goncang tubuh jiyoung yang sudah tertidur agar mau mendengar ceritanya. Jiyoung akhirnya membuka matanya dengan sebal karena merasa tidurnya diganggu dan mematap suzy garang.

“Yak, bae suzy kamu sudah menceritakannya lebih dari sepuluh kali dan aku sudah sangat hapal kelanjutannya, setelah kamu memilihnya kemeja hitam yang menurutmu membuat dia terlihat seksi lalu kaian bergi ke game station, kemudaian makan lalu terkhir pergi menonton sebelumnya dia mengantarmu pulang dan meyuruhmu memimpikannya dan besok dia akan mengajakmu berangkat bersam. Dia juga bilang sangat senang bisa menghabiskan hari bersamamu, selain itu juga dia sudah menyukaimu sejak masa orientasi karena kamu menulisnya surat cinta dan surat benci sekaligus sebagai tugas dari kakak kelas yang membuatmu bingung bagaimana ia bisa tau kalau itu surat darimu dan menurutnya kamu lucu tapi dia malu untuk memulai mendekatimu. Dia juga sengaja menolak banyak yoja karena dia sudah menyukaimu. Namun tadi dia akhirnya memberanikan diri karena dia yakin kamu juga menyukainya. Dan sebelum mengucapkan selamat malam dia memintmu menjadi yojanya, dia meminta kamu memberi dia jawaban besok pagi saat kamu bersedia brangkat sekolah bersamanya berarti kamu menerimanya. Dia tau ini terburu-buru karena kalian baru hari ini berkenalan tapi dia sudah menaksirmu selama empat bulan ini jadi menurutnya ini tak terlalu terburu-buru dan menurutnya juga pacarankan masa penjajakan dan sekarang kamu bingung giman harus bersikap besok terhadapnya.” Kata jiyoung berapi-api sangking kesalnya. Tadi ketika suzy pulang dan menceritaknnya untuk yang pertama kali dia ikut histeris bersama suzy sangkin senangnya, namun mendengar cerita yang sama berulang-ulang bahkan sampai menggangu tidurnya benar-benar menguras kesabarannya.

“benarkah aku sudah menceritaknnya sebanyak itu?” tanya suzy tak  percaya, “perasaan aku belum mengtakan itu semua..” kata suzy dengan wajah bingung dan agak sedikit syok.

“dasar rema labil yang kasmaran” dengus jiyoung sebal dan merebahkan dirinya kembali, “dan jangan merecokiku dengan cerita menjijikanmu itu. Aku mau tidur”

“yak jiyoung-ah, aku masih ingin bercerita, jangan tidur dulu. Masa jam segini kamu tidur sih? Bahkan anak bayi saja belum tidur jam segini” rajuk suzy sambil menggocang-goncang kembali tubuh jiyoung.

“yak bae suzy ini sudah jam satu pagi! Dan kita harus sekolah besok pagi. Anak banyi memang baru bagun bangun jam segini untuk meminta susu, dan kalau kamu masih merecokiku dengan roman picisanmu itu, aku akan menendang pantatmu!” ancam jiyoung yang embuat suzy hanya mampu mengeructkan bibirnya. Padahal dia masih ingin cerita dan jiyoung tidak mau mendengarkannya, dia enggak mau mengambil resiko karena jiyoung biasanya selalu melaksanakan ancamannya. Suzy mengelus pantanya dan masih sangat menyayangi pantatnya itu.

“Ah lebih baik aku memimpikan wajah kyuhyun sunbae saja” kata suzy sebelum akhirnya memutuskan untuk tidur.

……………………….

“Jiyoungi irona!!” teriak suzy sambil menarik-nariki lengan jiyoung agar mau bangun dari tidurnya, jiyoung tetap tak bergeming, namun bukan suzy namanya jika gampang menyerah. Dia terus saja menarik-narik tangan jiyoung hingga hampir terduduk, “Palli, ini sudah siang. mana ada anak gadis bangun jam segini, nanti rejekimu di patok ayam.”

“ARGGGGHHHH!!!!” teriak jiyoung frustrasi melihat tingkah suzy. “Demi Tuhan Suzy-ah, ini baru jam setengah lima pagi dan biarkan aku bangun paling tidak satu jam lagi.” jiyoung baru akan membaringkan tubuhnya lagi saat suzy merik tubuhnya.

“Andew!! kamu tak boleh tidur lagi. cepat bagun dan mandi.”

“Apa yang sebenarnya yang kau inginkan? kenapa kamu suka sekali menyiksa hidupku,” Jiyoung menatap suzy sebal. Biasanya suzy lah yang paling susah dibangunkan tapi sekarang suzy merecoki jiyoung untuk bangun pagi-pagi buta setelah semalam juga merecoki jiyoung dengan cerita romansanya itu.

“Kamu harus membantuku menggosok punggungku.” Jiyoung langsing memutar bola matanya memandang suzy, alasan macam apa itu. “Kau juga masih harus membantuku memilihkan  sepatu, tas bando sama aksesoris yang pantas untuk ku. aku mau terlihat sempurna hari ini.”

“Kamu kan punya selusin lebih pelayan, kenapa kamu harus merecokiku. lagi pula kamu sudah terlihat sempurna memakai apapun. biarkan aku tidur sejam lagi.”

“Andew! kamu harus membatuku,” Suzy langsung menarik tangan jiyoung yang hampir tidur kembali. “Aku tau aku sudah sempurna, tapi aku tetap ingin terlihat beda dari biasanya.”

“Ya sudah, kamu gak usah pake baju aj… AuuWWWW,” jerit jiyoung. “Kenapa kamu menarik telingaku.”

“Itu karena kau asal bicara. Cepat sekrang bangun, dan bantu gosok punggungku atau kamu harus jalan kaki kesekolah plus tak dapat sarapan.” mendengar acaman suzy jiyong langsung mendelik dan protes. Sepertinya bergaul terlalu lama dengan Jiyoung membuat suzy pintar mengancam.

“Lagian sebagai sahabat kamu kan harus ada disaat suka-duka. jadi kalu aku ingin bagun pagi kamu juga harus bangn pagi,” lanjut suzy.

“Ia kau suka, aku duka.” Sungut Jiyoung.

“Tak usah banyak protes, aku tunggu di kamar mandi.” kata suzy sambil menju kamar mandi yang disusul Jiyoung masih dengan bersungut-sungut.

…………………….

“Jiyoung-ah, nanti kamu berangkat kesekolah sendiri aja ya. Aku sudah bilang sama Go ajhushi.” Kata suzy begitu Jiyoung mendekati suzy yang sedari tadi sudah duduk manis di meja makan.

“Lihat siapa yang meledekku kemarin dan dia bahkan lebih parah,” Sindir jiyoung, lalu tiba-tiba dia memandang dengan tatapan bertanya. “Ige, mwo?”

“Wae?” Tanya suzy cuek sambil memakan rotinya.

“Setelah kerja kerasku, aku hanya mendapat roti sebagai sarapan?!” suzy tertawa melihat tatapan tidak terima Jiyoung. Suzy memang sedang ingin menggoda Jiyoung, dan sangat menikmatinya. Agak sedikit menyesal tidak melakukannya dari dulu saja dan membiarekan Jiyoung yang selalu menjahilinya.

“Bukankah makan roti sehat? orang Eropa biasanya sarapan roti makanya mereka pintar. Kamu harus menirunya.”

“Yak! Jangan samakan aku dengan mereka. Aku butuh nasi, roti hanya cemilan bukan makanan. Dan aku juga sudah pintar.Kamu taukan Bae suzy jika singa kelaparan mengamuk, apa akibatnya.”

“Arasso, makananmu ada di dapur. Aku sudah menyuruh bibi memasakkannya untukmu, kamu tinggal minta aja,” jawab suzy sambil bergidik ngeri melihat tatapan membunuh jiyoung. “Jiyoung-ah, sepertinya aku harus berangkat sekarang Kyuhyun sunbae sudah menungguku di depan,” kata suzy sambil buru-buru meminum susunya setelah melihat pesan yang yang baru saja masuk ke ponselnya dan langsung berlari keluar rumah.

“Dasar, begitu punya pacar lupa jika punya sahabat. untuk apa aku menginap dirumahnya jika di tinggal sendirian,” dumel Jiyoung. “Ah tentu saja untuk makan enak yang gratis,” wajah jiyoung  langsung berubah cerah begitu salah seorang pelayan suzy membawakan sarapannya.

………………………

Suzy berjalan canggung dan menundukan kepalanya merasa risih karena menjadi pusat perhatian satu sekolah. Bagaimana tidak, Pagi ini dia datang kesekolah bersama cho kyuhyun yang terkenal, bahkan mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

“Apakah mereka pacaran?”

“Apa yang dilakukannya sampai kyu oppa lebih memilih dia dari padaku?”

“Aku tak pernah melihat mereka bersama?”

“Aku bahkan lebih seksi darinya?”

“Wah dia hebat juga bisa mendapatkan hati kyu oppa?”

“Dia sangat cantik pantas kyu oppa tidak melirik kita?”

“Ckck kyu memang pintar memilih wanita, aku juga mau kalau begitu..”

Masih banyak lagi bisik-bisik yang di tangkap telinga suzy, dan tentu saja lebih banyak kalimat menghinanya dari para yoja penggemar kyuhyun. sudah bisa di pastikan hampir separoh lebih yoja di sekolah suzy memang menyukai kyuhyun.

Suzy biasanya tak terlalu suka menjadi pusat perehatian, namun menjadi pusat perhatian karena yojacingu seorang cho kyuhyun ternya sangat menyenangkan baginya. Apalagi dengan kyuhyun yang menggandeng tangannya. Dia menikmati tatapan iri para yoja disekolahnya karena dia merasa kyuhyun juga menyukainya dan mempertegas kepemilikannya akan kyuhyun.

“Sudah samapai,” suzy tersadar dari lamunanya begitu mendengar suara kyuhyun, ternyata mereka sudah sampai di depan kelasnya. Ada perasaan sebal di hati suzy begitu dia melihat kelasnya, itu tandanya dia akan berpisah lagi dengan kyuhyun dan dia tak menyukainya.

Kyuhyn hanya terkekeh pelan melihat ekpresi suzy dan mengacak-acak rambutnya.

“Jangan manyun gitu, nanti pas jam istirahat kita masih bisa bertemu.” Muka suzy langsung berubah merah bukan hanya sentuhan kyuhyu tapi juga karena kyuhun bisa membaca pikirannya. Apapun yang ada di kepala suzy akan tergambar jelas di wajahnya.

“Berhentilah tertawa oppa, kamu ingin aku mati mati muda, oeh..” kyuhyun menatap bingung suzy.

“Jika oppa tertawa begitu membuat jantung hampir meloncat keluar dari tempatnya..” kata suzy dengan nada berguman namun kyuhyun bisaa mendengarnya dengan sangat jelas, malah makin tertawa keras.

“Kamu ini ada-ada aja, ya sudah aku kembali kekelasku dulu

…………………………

“Apa ini yang oppa sebut sebagai kencan romantis?”

“Ne, bukan kah ini terlihat romantis?” tanya kyuhyun balik pada suzy sambil berusaha menahan tawa melihat ekprsesi suzy. “Bukankah yang disebut berkencan itu menghabiskan waktu berduaan? Nah kita akan melakukan itu, dan pria romatis itu biasanya akan memberikan bunga dan kita malah menanamnya, bukan kah ini lebih romantis” lanjut kyuhyun.

“Ia sih oppa menghabiskan waktu berduaan, tapi….” suzy bingung bagai mana mengungkapkan isi kepalanya dalam bentuk kata-kata.

“Dari pada kita menghabiskan waktu untuk hal tak beguna lebih baik kita menghabiskan waktu disini berkebun. Kita bisa berduaan, membantu menjaga lingkungan, menghasilkan keringat dan masih banyak manfaatnya yang lain,”

“Tapi…” Suzy agak ragu melanjutkan kalimatnya. Bae suzy adalah putri tunggal seorang caebol bernama Bae Young jae. Di rumah suzy terbiasa dilayani oleh selusin lebih pelayan termasuk untuk hal-hal kecil seperti menyiapkan buku pelajaran atau air untuk mandi. Dia tak pernah melakukan pekerjaan apapun, jangankan berkebun bahkan sapu pun dia tak pernah menyentuhnya.

Dan sekarang? Seorang Cho kyuhyun, namja yang di sukai suzy menyuruhnya untuk membantu merawat kebun kyuhyun yang lumanyan banyak di tumbuhi tanaman entah jenis apa, suzy tak peduli. Dan namja itu berkata ini adalah kencan romantis?

Bukankah romantis itu misalkan kyuhyun mengajak suzy ketaman hiburan, lalu mereka akan menaiki wahana yang menyeramkan lalu suzy akan menjerit sambil memeluk erat tangan kyuhyun dan kyuhyun akan menenangkannya lalu mereka bertatapan di akhiri berciuman atau mungkin mereka pergi nonton ke bioskop dan menonton film horor dan lagi suzy akan memeluk kyuhyun karena ketakutan lalu kyuhyuhn akan balas memeluknya dan menenangkan suzy dan mata mereka bertatapan lalu kyuhyun akan menciumnya atau mungkin mereka bisa pergi makan di restoran dan suzy meninggalkan sisa makanan di bibirnya lalu kyuhyun akan membersihkannya dengan bibirnya, ah tidak karena mereka baru pacaran mungkin kyuhyun akan membersihkannya dengan tangannya lalu tanpa sengaja mereka bertatapan dan tiba-tiba saja kyuhyun menciumnya atau mereka lagi makan di kafe lalu kyuhyun akan memaninkan piano untuknya sambil bernyanyi atau apapun yang biasanya dilakukan oleh pasangan lain, tapi sekarang? Suzy menatap nanar pada sekop yang di tangannya yang tadi di berikan kyuhyun.

“Sudah jangan bengong saja, aku bukan pria romantis seperti yang ada di otakmu itu,” kata kyuhyun sambil mendorong halus kepala suzy tanda dia gemas, “Dan jangan menatapku seperti itu, aku tak bisa membaca pikiran. Hanya saja untukmu apapun yang ada di kepalamu terlihat jelas di wajahmu,” suzy memandang kyuhun dengan sebal. Jiyoung juga sering meledeknya dan berkata jika suzy itu seperti buku yang terbuka. Sangat mudah ditebak.

“Tapi oppa aku tak pernah melakukan hal seperti ini? kenapa kamu tak menyewa tukang kebun saja sih? Atau aku perlu memanggil tukang kebun dari rumahku, dia sangat pintar dalam merawat kebun,” kata suzy sambil mengikuti kyuhyun yang sekarang berjalan keluar rumahnya dan menuju kebun kecil yang ada di depan rumah suzy.

“Yang menanam ini semua adalah ommaku, dan dia tidak suka membayar tukang kebun untuk merawatnya karena ommaku sangat menyayangi kebunya itu dan dia ingin dia sendiri yang merawat mereka, karena ommaku sudah tidak ada aku yang akan menggantikannya untuk melakukan ini semua,”

“Maaf oppa, aku tak ber..”

“Gwenchana, itu sudah lama terjadi. Jadi aku sudah tak sedih mengingatnya lagi. Lebih baik kamu membantuku memberi kompos untuk setiap bunga yang ada disi.”

“semuanya?” tanya suzy tak percaya. Dia melihat kebun depan rumah kyuhyun lumayan luas dan ada puluhan lebih tanaman di situ dan ini siang hari dan matahari sedang bersemangat hari ini.

“Jika ingin ini cepat selesai lebih baik kamu cepat bergerak jangan bengong saja. Lagian seharusnya kamu senang, karena kamu adalah yeoja pertama yang ku ajak kerumahku dan kuijinkan menyentuh tanaman ibuku karena aku tak pernah mengijinkan orang luar merawatnya,”kata kyuhyun yang kini sibuk memberi pupuk menggunakan sekop kecil di tangannya.

Mendengar perkataan terakhir kyuhyun pipi suzy kembali memerah, suzy selalu heran kenapa kyhyun sangat mudah membuat pipinya memerah. Dan dengan semangat suzy langsung membantu kyuhyun menuangkan pupuk-pupuk itu ke dalam setiap pot atau disekitar akar setiap tanaman yang ada di kebun kyuhyun.

…………..

Kyuhyun berulang kali mengamati suzy yang sedang sibuk menuangkan pupuk kompos sambil sesekali mengusap keringat yang ada di dahinya. Gadis itu terlihat sangat serius, dari wajahnya sih sepertinya dia sudah terbias melakukan pekerjaan itu tapi jika dilihat dari hasil kerjannya dia lebih banyak merusak dari pada membantu. Pupuk yang di tuangnnya lebih banyak berceceran dari pada berada di pot bunga, namun kyuhun hanya mengamatinya dan membiarkan gadis itu. Beberapa kali kyuhyun berusaha menahan tawanya setiap melihat ekspesi jengkel suzy ketika ia mengambil kompos dari karung menggunakan sekop kecil yang tadi di berikan kyuhyun dan belum sampai sekop itu ke pot tapi kompos itu sudah kosong karena isinya yang tumpah, atau ketika gadis itu menggunting daun kering malah ikut menggunting tangkainya atau ketika suzy asik memetik bunga mawar ibunya dan menjadikannya hiasan di telinganya sendiri. Kyuhyun tidak marah, dia juga tak tahu mengapa, dia malah menikmati memandang suzy.

Kyuhyun tau suzy tak pernah melakukan pekerjaan seperti itu, dia terbiasa dilayani oleh pelayan. Dia memang sengaja menyuruh suzy melakukan pekerjaan seperti itu untuk melihat sampai mana gadis itu akan bertahan, dan kyuhyun cukup kagum meskipun terlihat sekali suzy tak menyukainya dan sedikit berdumel namun suzy tetap mengerjakannya. Hal itu membuat kyuhyun ragu untuk meneruskan rencananya.

…………………….

Kyuhyun menatap langit tanpa bintang di teras yang menghadap taman bunga ibunya. Karena tak menemukan sesuatu yang menarik, kyuhyun mengalihkan matanya pada kota yang ada di meja di sepannya lalu meraih isinya yang ternyata sepasang sarung tangan berwarna abu-abu warna kesukaannya.

Kyuhyun memejamkan matanya dan wajah tersipu malu suzy ketika menyerahkan sebuah kado yang sekarang di pegangnya sebagai simbol seratus hari jadian mereka membuat hati kyuhyun kembali bimbang. Gadis itu begitu tulus mencintainya.

Kyuhyun sangat menyadari hubungannya dengan suzy hanya kepalsuan. Kepalsuan yang hanya di sadarinya. Tapi tidak semua yang di ucapkannya pada suzy adalah palsu.

Kyuhun memang sudah mengagumi kecantikan suzy ketika pertama kali ia melihta gadis itu, jenis kecantikan alami yang tidak dibuat-buat dan si empunya tidak menyombongkan kecantikannya karena memang dia tidak menyadarinya.  Namun semua itu langsung di tolaknya begitu tau suzy adalah anak dari Bae Young Jae yang menghancurkan keluarganya. Pria yangsudah sangat lama ingin sekali di hancurkannya namun belum menemukan caranya.

Dan sekarang jalan untuk balas dendam terbuka melalui putri pria tua itu apalagi dia mendengar putri pria itu menyukainya itu semakin mempermudah rencananya.  Lalu ia mulai menyusun rencana.

Kyuhyun mndengar dari teman-temannya, bahwa suzy sangat di cintai oleh kedua orangtuanya. Tidak mengherankan mengingat suzy adalah anak tunggal tentu saj ayahnya akan sangat mencintainya. Ia ingin melakukan yang paling tidak di inginkan pria itu. Ia ingin membuat putri Bae young Jae jatuh cinta padanya lalu membuat gadis itu sakit hati dengan meninggalkannya bila perlu mempergunakan gadis itu menghancurkan ayahnya. Bila putrinya sakit hati bukankah ayahnya terlebih lagi. Namun sekarang ia mulai goyah, gadis itu tidak bersalah. Suzy begitu polos dan lembut.

Tidak mungkin kyuhyun jatuh cinta pada suzy meskipun mengaguminya. Tidak, dia hanya tidak tega pada gadis itu!

Kyuhyun kembali teringat saat berdeuaan yg mereka habiskan dua bulan belakangan ini. Bagaimana gadis itu berusaha keras dalam hubungan mereka. Dia sering melakukan hal yang tidak di sukainya dan mengubah batasan-batasan yang selama ini di jalani suzy. Meskipun enggan suzy tetap melakukannya demi menyenangkan kyuhyun. Misalkan Ketika suzy seharusnya menjemput orang tuanya di bandara dan kyuhyun memaksa suzy untuk menemaninya di rumahnya karena bosan, suzy tetap menemaninya dan tidak jadi menjemput orang tuanya yang sudah sebulan tak bertemu. Kyuhyun tau suzy sangat ingin menangis ketika itu, karena dia sangat merindukan ayahnya.

Kyuhyun juga sering menyuruh-nuruh suzy melakukan hal-hal yang tak penah dilakukan gadis itu, seperti harus menyiapkan bekal hasil masakannya sendiri, membersihkan rumahnya, menghabiskan waktunya bersamanya yang seharusnya suzy habiskan bersama kedua orang tuanya. Bahkan suzy sering bertengkar dengan sahabatnya akibat perubahan suzy setelah menjalin hubunan dengannya.

Setiap hari mereka bertemu. Kegiatannya tetap sama, hanya tempat yang berbeda. Mengobrol. Banak yang di obrolkan kyuhyun dan kebanyakan adalah tentang musik dan lukisan. Suzy memang suka menemani jiyong latihan band, jadi dia tau sedikit tentang musik, tapi tidak dengan melukis dia tidak tau sama sekali, namun suzy senang bisa mengobrol dengan kyuhyun. Dan khyuhyun tak butuh timpal balik, dia butuh pendengar mengingat dia yang jarang bergaul. Dan suzy bisa memenuhi hal itu, dan matanya selalu berbinar kagum mendengar apa saja yang keluar dari mulut kyuhyun.

“Kamu tahu teknik melukis dengan cat minyak?”

Suzy menggeleng.

“melukis dengan cat minyak itu permanen. Dan itu butuh keberanian. Setiap kesalahan tidah bisa di haps lagi hanya bisa di perbaiki. Kau bisa mengubah warna cat air degan menambahkan sedikit air,tapi dengan cat minyak tak bisa. Kau bisa menimpa menimpa gambar yang salah dengan gambar yang berbeda tapi itu butuh keberanian.”

“Sama seperti kehidupan ya?”

“maksudmu?” tanya kyuhyun.

“Setiap kesalahn yang terjadi ak bisa di ubah hanya bisa di perbaiki.”

Kyuhyun tertawa. Dia menyadari suzy memang bisa menjadi pendengar yang baik dan dia juga bisa menjadi begitu polos dan lucu ang membuat kyuhyun semakin merasa nyaman bersama gadis itu.

Kyhun memejamkan matanya.  Ia ragu melanjutkan balas dendamnya, ia juga ragu apa bisa ia bisa membalas cinta gadis itu. Kyuhyun menghembuskan nafas panjang, mungkin sudah saatnya ia berhenti. Ia tak tega untuk meneruskan balas dendam ini. Toh suzy tak ada kaitanya dengan kematian orang tuanya, yang harusnya bertanggungjawab adalah orang tua gadis itu bukan? Dia akan memikirkan cara lain untuk balas dendam tanpa melibatkan gadis itu.

Sebelum ia memutuskan untuk berhenti, ia akan membaas budi pada gadis itu. Beberapa bulan terakhir ini hatinya bisa ceria karena ia punya teman mengobrol. Gadis itu pendengar yang baik.

Kyuhyun tersenyum. Kehidupan memang sperti cat minyak. Tak bisa di hapus, tapi bisa di perbaiki. Dia akan memperbaiki apa yang sudah ia perbuat.

………………

Suzy agak sedikit kaget ketika kyuhyun tiba-tiba muncul di depan kelasnya dan mengajaknya encan. Yang membuatnya kaget apadalah pria itu menyuruh suzy yang menentukan kencan mereka sesuai kemauan suzy.

“Apa kamu yakin, akan melakukan kencan sesuai kemauanku oppa..?” suzy masih belum percaya dengan pendengarannya. “..bukankah kamu bilang kamu tidak mau melakukan kencan seperti pasangan lainna?”

“tidak juga, aku hanya ingin melihat apa kamu benar-benar menyukaiku atau tidak, hanya itu saja. Dulu kencan pertama kita bukankah seperti yang kau harapkan?”

“Baiklah sepulang sekolah aku menunggumu di parkiran, oke?” kyuhyun mengacak rambut suzy pelan dan meninggalkan suzy di depan kelasya yang masih bengong.

…………………………

Suzy memang sangat senang hari ini dia bsa elakukan kencan impiannya, mulai dari makan bersama, nonton biosko, ketaman hiburan dan mersa semua ini masih seperti mimpi. Suzy masih tidak rela menghiri kencan mereka hari ini, tapi apa daya hari sudah semakin larut.

Namun, seperti kata pepatah jangan terlalu senang karena nanti kamu akan menangis tersedu-sedu. Atau jagan melayang terlalu tinggi, jika jatuh sakitnya tidak akan tertahan. Begitu juga yang dirasakan suzy. Setelah seharian berkencan dan kyuhyun mengantar suzy pulang, sebelum pulang kyuhyun tiba-tiba menghempaskannya sangat keras.

“Suzy-ah, lebih baik kita putus saja!”

TBC

Advertisements

24 thoughts on “IT’S OKAY, BECAUSE I LOVE YOU part 3

  1. oh yah ampun pertama’a daebak bgt,bagus thor..
    Tp akhir’a?? Jgn sad ending dong,,#kyu jgn jd jahat,, happy ending aja thor 🙂

  2. akhirnya di post jg part 4 nya, aigo thor baru aja suzy senang tp kyuhyun malah minta putus, terus kenapa suzy bsa punya anak dari kyuhyun? apa nanti kyuhyun menikah sama suzy? mian thor, bnyk tny. habis bnr2 penasaran, cpt di lanjut y thor. ff nya bnr2 bagus.
    😀

  3. akhirnya di post jg part 3 nya, aigo thor baru aja suzy senang tp kyuhyun malah minta putus, terus kenapa suzy bsa punya anak dari kyuhyun? apa nanti kyuhyun menikah sama suzy? mian thor, bnyk tny. habis bnr2 penasaran, cpt di lanjut y thor. ff nya bnr2 bagus.
    😀

  4. sukaaa sama persahabatan suzy jiyoung…jiyoung lucuu

    penasaran ma hub suzy kyuhyun selanjutnya…kok bisa suzy punya anak dr kyuhyun..,

  5. Duaer kayakada bom atom jatuh nimpa suzy, langsung hancur 😥
    kyu tega banget, emng ga bisa liat ketulusan suzy padahal suzy bener2 tulus
    emng yg nyebapin ortu kyu meninggal ortu suzy??

  6. Yak! Kyuhyun!
    Gua panggilin L kapok lu!
    #geram
    Kasihan banget Suzy, dibudakin sama Kyuhyun.
    #tonjoKyuhyun
    Ini flashback to? Hahahaha
    eh iya, emangnya babehnya Kyuhyun sama ayahnya Suzy mempunyai hubungan apa ya? Tentang perusahaan kah? #molla

  7. Memangnya apa yg dilakukan orang tua suzy pd keluarga cho??
    Aigoo kyu jahat bnget hanya memanfaatkan suzy 😦 dan sekarang suzy putuskan? Aigoo ckck :-/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s